Terdampak Listrik Padam, Ovo, Grab, dan Tokopedia Masih Bisa Sumbang Rp 11 Miliar ke Rumah Yatim

Pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) sampai hari ini menimbulkan kerugian besar.

Terdampak Listrik Padam, Ovo, Grab, dan Tokopedia Masih Bisa Sumbang Rp 11 Miliar ke Rumah Yatim
tokopedia
Kantor pusat Tokopedia 

Pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) sampai hari ini, telah menimbulkan kerugian besar. Tidak  hanya masyarakat tapi juga perusahaan.

Mengutip Kompas.com, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang memperkirakan, kerugian sektor usaha dan layanan public akibat pemadaman listrik mencapai triliunan rupiah. Termasuk bagi  platform digital yang ikutan lumpuh akibat  pemadaman listrik.  

Namun, Direktur Ovo Harianto Gunawan enggan menyebutkan kerugian akibat pemadaman listrik saat ditanya wartawan di acara penyerahan bantuan di Rumah Yatim Kemang, Selasa (6/8/2019).

“Kalau dari sisi  kami, karena itu pemadaman secara keseluruhan ya, kami sendiri mempunyai backup hardware maupun software dari segalanya, “ujarnya diplomatis. Harianto menjelaskan, pihaknya bisa mengamankan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) pada platform Ovo sehingga tetap berjalan baik. “Kita tetap berjalan seperti biasa. Tetap jalan,” katanya sambil  mengatakan bahwa wartawan harus fokus di kegiatan penyerahan bantuan di Rumah Yatim saja dulu, dan akan ada acara khusus sendiri mengenai soal pemadaman listrik kemarin.

Hampir sama juga dikemukakan VP Strategic Collaborations Grab Indonesia Un Ainurrofiq yang enggan memberikan jawaban tentang dampak pemadaman listrik.

Sementara itu, bantuan kepada Rumah Yatim merupakan sinergi dari tiga platform Ovo, Grab, dan Tokopedia yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp11 miliar.

Dana itu  diberikan kepada  30.000 anak yatim di 18 propinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua Barat.

Wakil Direktur Utama Rumah Yatim Lili Herliana Abdurrahman mengatakan, donasi tersebut didistribusikan berupa paket perlengkapan sekolah dan beasiswa serta memastikan pemenuhan kebutuhan dasar untuk sekolah dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Lanjutan Atas (SMA).

Secara keseluruhan, dana tersebut digunakan untuk 30.000 paket peralatan sekolah, 2.400 paket seragam sekolah, dan 5.000 paket beasiswa kepada anak yatim yang berada di 56 kota di 18 propinsi  di Indonesia.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved