Berita Bekasi

Tangkapan Ikan Nelayan di Muara Gembong Bekasi Turun 90 Persen Imbas Tumpahan Minyak

"Tumpahan minyaknya sudah bersih, minggu lalu warga bersama Pertamina bersihkan tumpahan minyak. Tapi tetap masih ada efeknya, susah cari ikan,"

Tangkapan Ikan Nelayan di Muara Gembong Bekasi Turun 90 Persen Imbas Tumpahan Minyak
Dok Kecamatan Muara Gembong
Ketika warga bersama Pertamina melakukan pembersihan tumpahan minyak di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu. 

Insiden kebocoran minyak di sekitar anjungan Lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di perairan Karawang ternyata dirasakan juga oleh masyarakat pesisir Kabupaten Bekasi.

Kondisi tumpahan minyak itu berimbas pada penurunan hasil tangkapan ikan oleh para nelayan.

"Tumpahan minyaknya sudah bersih, minggu lalu warga bersama Pertamina bersihkan tumpahan minyak. Tapi tetap masih ada efeknya, susah cari ikan," kata Nurali Enjo (40), nelayan asal Desa Pantai Sederhana.

Akan tetapi semenjak ada tumpahan minyak itu hasil tangkapannya menurun 90 persen.

VIDEO: Volume Kendaraan yang Masuk Contraflow Berkurang, Cikampek - SS Cawang Lancar Jaya

"Tiap kali melaut, bisa mendapatkan 6-7 kilogram ikan, udang, hingga ranjungan. Sekarang ini jadi turun hanya 1 kilogram saja," ucap dia.

Tentunya kondisi itu, kata Nur Ali membuat para nelayan berkurang pendapatannya.

"Semua nelayan ngeluh itu, tolong beri kita kompensasi," ucap dia.

Sementara Camat Muara Gembong, Junaefi tumpahan minyak di perairan Karawang itu mulai menyebar ke perairan di wilayahnya pada Minggu (21/07/2019) lalu.

VIDEO: Pemasok Sabu ke Nunung Juga Pakai Narkoba Untuk Event Olahraga di Trenggalek

Saat ini kondisi tumpahan minyak itu sudah cenderung bersih. Gumpalan minyak itu juga sudah tidak ada lagi di pantai, meskipun masih terlihat dipermukaan air laut.

"Itu yang membuat ikan dan udang para petambak mati, tapi saya
langsung minta ke petambak untuk tutup saluran ke lautnya agar tidak meluas," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved