Idul Adha

Kota Bekasi Kekurangan Dokter Hewan, Padahal Tren Warga Menunaikan Ibadah Kurban Meningkat

Angka itu berdasarkan jumlah hewan kurban yang disembelih, dari 2014 sampai 2018 terus mengalami kenaikan.

Kota Bekasi Kekurangan Dokter Hewan, Padahal Tren Warga Menunaikan Ibadah Kurban Meningkat
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pedagang hewan kurban di Jalan Pangeran Jayakarta, Kranji Bekasi Barat, Kota Bekasi. 

Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi memrediksi jumlah warga yang berkurban pada Hari Raya Idul Adha Minggu (11/8/2019) mendatang, meningkat.

Hal itu sesuai tren peningkatan yang kerap terjadi tiap tahunnya.

Berdasarkan data Dinas Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi pada tahun 2014 lalu, jumlah hewan kurban yang dipotong mencapai 21.065 ekor, kemudian naik di tahun 2015 menjadi 21.804 ekor, lalu di tahun 2016 angka itu naik cukup tinggu mencapai 25.618 ekor.

Kemudian, tahun 2017 lalu, naik menjadi 26.432 ekor hewan kurban, lalu angka warga yang berkurban bertambah drastis pada tahun 2018 dimana ada 35.000 hewan kurban.

"Angka itu berdasarkan jumlah hewan kurban yang disembelih, dari 2014 sampai 2018 terus mengalami kenaikan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi, Momon Sulaeman, Rabu (7/8/2019).

Akan tetapi, kata Momon, peningkatan tren warga berkurban itu tak dibarengi dengan jumlah dokter hewan yang ada di Kota Bekasi.

"Kita masih kekurangan dokter hewan kurban, tahun ini saja hanya ada lima yang bantu lakukan pemeriksaan," jelas dia.

Untuk itu, kata Momon, pihaknya melakukan empat upaya mengatasi kekurangan dokter hewan untuk lakukan pemeriksaan.

"Upaya itu yakni melakukan usulan tenaga dokter hewan ke Wali Kota Bekasi, melatih tenaga kelurahan menjadi tenaga kesehatan hewan, bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dalam melakukan pelayanan kesehatan dan merekrut tenaga dokter hewan mandiri.

"Tiap tahun kita usahakan dokter hewan bertambah, tahun ini saja jadi ada lima sebelumnya hanya dua saja," ucap dia.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved