Idul Adha

Dinas Peternakan Kabupaten Bekasi Waspadai Penyakit Antraks pada Hewan Kurban

"Ini yang harus jadi perhatian masyarakat, hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat akan dipasang kalung di bagian leher."

Dinas Peternakan Kabupaten Bekasi Waspadai Penyakit Antraks pada Hewan Kurban
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pedagang hewan kurban di Jalan Pangeran Jayakarta, Kranji Bekasi Barat, Kota Bekasi. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi mewaspadai peredaran hewan kurban yang datang dari luar daerah di Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, dikhawatirkan hewan kurban itu terjangkit penyakit antraks.

Kasi Pengamatan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bekasi, Dwian Wahyudiharto mengatakan pihaknya telah membentuk 35 petugas.

Para petugas itu bertugas untuk mengawasi pedagang, panitia kurban, hingga tempat pemotongan hewan, saat penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha.

Petugas itu bekerja melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban dari luar daerah.

Hewan kurban seperti kambing, domba dan sapi yang dijual pedagang di Kabupaten Bekasi berasal dari beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Tulang Manusia Kondisi Gosong Ditemukan di Lahan Kosong Jakarta Utara, 4 Saksi Diperiksa

"Kalau dari dalam daerah kita rutin lalukan pemeriksaan. Tapi hewan kurban ini kan banyak dari luar daerah yang berpotensi terserang penyakit, terutama antraks," kata Dwian, Rabu (7/8/2019).

Dia menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban dilakukan 35 tenaga medis itu di pasar hewan dan lapak hewan kurban di Kabupaten Bekasi.

"Tim itu terdiri dari lima dokter, yang lainnya merupakan paramedis dan pembantu paramedis," katanya.

"Kita juga bekerjasama dengan dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jabar, ada lima orang," ujarnya lagi.

Dianggap Memprihatinkan, SDN Tangerang 15 Bakal Direnovasi Pemkot Tangerang

Dwian menambahkan, tim pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban sudah mulai bergerak beberapa hari lalu.

Untuk pemeriksaan sebelum dipotong dilakukan mulai awal Agustus 2019 sampai 10 Agustus 2019.

Sedangkan pemeriksaan setelah pemotongan mulai tanggal 11-13 Agustus 2019.

"Ini yang harus jadi perhatian masyarakat, hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat akan dipasang kalung di bagian leher," ucap Dwian.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved