Pengamat Menilai Harga Harry Maguire Terlalu Mahal Untuk Kualitasnya

Pengamat sepak bola menilai harga Harry Maguire kemahalan. Namun Maguire memperoleh saran dari Virgil van Dijk.

Pengamat Menilai Harga Harry Maguire Terlalu Mahal Untuk Kualitasnya
Instagram/manchesterunited
Harry Maguire resmi menjadi pemain Manchester United 

Harga 80 juta poundsterling yang kini melekat pada diri Harry Maguire ramai diperbincangkan di Inggris.

Banyak orang merasa harga itu terlalu mahal untuk pemain bek tengah berusia 26 tahun tersebut.

Dasar pemikiran orang-orang yang menyatakan demikian adalah perbandingan kualitas Maguire dengan kualitas Virgil van Dijk, yang digadang-gadang sebagai bek tengah terbaik di dunia saat ini.

Salah satu yang berpendapat demikian adalah Stan Collymore, dalam kolomnya yang dilansir laman Mirror. Mantan pemain Liverpool ini belum mengatakan bahwa Maguire belum sekelas Van Dijk.

"Untuk kategori bek tengah Inggris yang memiliki kemampuan memimpin, Harry sudah memenuhi syarat. Tapi, jika kita menginginkan bek dengan kualitas ptremium, yang sangat banyak membantu untuk menjadi juara Liga Inggris atau Liga Champions, maka Van Dijk adalah orang yang Anda butuhkan," kata Collymore.

Menurut mantan striker itu, Manchester United (MU) membayar dua kali nilai Maguire sesungguhnya. Dengan kata lain, harga Maguire kemahalan.

"Betul, Maguire bermain sangat baik bersama Timnas Inggris di Piala Dunia, ketika menghadapi lawan seperti Tunisia, Panama, Kolombia, dan Swedia. Dia juga memabntu Leicester (City) berada di papan tengah pada musim lalu. Tapi, menurut saya harga 40 juta poundsterling sudah layak untuk dirinya," ujar mantan pesepak bola yang saat ini berusia 48 tahun itu.

Harga penjualan Maguire kemarin melampaui harga Van Dijk, yang dijual Southampton ke Liverpool dengan harga 75 juta poundsterling. Namun harga Rp 1,3 triliun itu sudah terbukti "murah" untuk pemain asal Belanda itu.

Menurut Collymore, nilai Van Dijk saat ini bisa mencapai 200 juta poundsterling, dan klub besar masih berebutan untuk membelinya. "Saya sudah mendengar pamornya sejak dia masih bermain di Celtic. Mereka bilang dia adalah 'Rolls Royce'," tandas Collymore.

Inflasi

Halaman
12
Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved