Breaking News:

Gudangnya Digerebek, Bos Pemilik Kosmetik Ilegal Senilai Rp 36,5 Miliar Asal Cina Masih Diburu

rtinya dapat menjadi penyebab terjadinya kanker jika digunakan dalam waktu dan dosis tertentu dapat menyebabkan kanker juga gagal ginjal

Istimewa
Puluhan ribu kosmetik ilegal disita BPOM Banten dari sebuah ruko di kawasan Green Lake City CBD, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (5/8/2019). 

Pihak Kepolisian Polda Metro Jaya yang ikut menggerebek sebuah pabrik kosmetik ilegal asal Cina di kawasan Ruko Green Lake City CBD, Cipondoh, Kota Tangerang, hingga kini masih memburu pemilik usaha ilegal tersebut.

“Saat ini pemilik kosmetik tidak berada di tempat dan akan dilakukan pengejaran,” kata Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banten, Sukriadi Darma, di lokasi penggerebekan, Selasa (6/8/2019) kepada Wartakotalive.com.

Dari hasil penyelidikan, diketahui pemilik bisnis yang tidak mendapat sertifikasi dari BPOM ini merupakan warga negara asal tirai bambu berinisial YTT.

Saat dilakukan penggerebekan, YTT sedang tidak berada di ruko empat lantai itu.

Dalam pengungkapan kasus peredaran barang ilegal itu, pihak BPOM bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan kepolisian Polda Metro Jaya menyita sebanyak 37.643 kosmetik ilegal asal Cina.

Sukriadi Darma menjelaskan puluhan ribu kosmetik ilegal itu terdiri dari 68 merek yang tidak memiliki izin dari BPOM.

“Dari hasil penindakan ada 37.643 pieces dari 68 merek kosmetik, salah satunya perias wajah. Nilainya hampir Rp 36,5 miliar,” ujar Sukriadi.

Kosmetik ilegal itu ditemukan di gudang penyimpanan yang berada di lantai dua sebuah ruko.

Sebanyak enam orang karyawannya yang berada di lokasi juga diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sukriadi menambahkan, usaha kosmetik ilegal yang sudah berjalan enam bulan ini dijual dengan cara online di sebuah e-commerce.

Ditambahkan Sukriadi, semua produk obat dan makanan yang masuk ke wilayah Indonesia harus memiliki izin notifikasi dari BPOM.

Maka pemilik puluhan ribu kosmetik ilegal ini terancam penjara paling lama 15 tahun dan denda paling besar Rp 1,5 miliar dengan sangkaan Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Kepala BPOM Banten, Sukriadi Darma menjelaskan penggunaan kosmetik ilegal yang tidak mempunyai izin rawan dengan bahan kimia yang dilarang oleh BPOM atau bahan yang melebihi dosisnya. 
Sukriadi menekankan, bahaya dari barang kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya dapat memicu timbulnya sejumlah penyakit hingga berujung pada kematian. 
"Kalau mengandung merkuri itu kan sifatnya karsinogenik, artinya dapat menjadi penyebab terjadinya kanker jika digunakan dalam waktu dan dosis tertentu dapat menyebabkan kanker juga gagal ginjal dan kerusakan hati paling parah kematian," kata Sukriadi.

Lebih lanjut dijelaskan Sukriadi, terdapat juga bahan berbahaya bagi ibu hamil yakni asam karsinoat yang dapat menyebabkan mutagenik. 

"Jadi cacat bawaan bayi jika menggunakan produk kosmetik itu, jadi orang tidak sadar menggunakan saja padahal itu bisa masuk sel darah dan mempengaruhi ke mana-mana," terangnya. 
 
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved