Berita Bekasi

AKHIRNYA Kali Bahagia Bekasi bisa Dilewati Perahu Karet, Seminggu Terangkut 200 Ton Sampah

Proses pembersihan tumpukan sampah Kali Bahagia, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi telah berlangsung selama satu pekan ini.

AKHIRNYA Kali Bahagia Bekasi bisa Dilewati Perahu Karet, Seminggu Terangkut 200 Ton Sampah
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Perahu karet oranye milik BNBP yang dikemudikan petugas TNI saat proses pembersihan tumpukan sampah Kali Bahagia, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/8/2019). 

Akan tetapi kini alat berat tersebut sudah diperbaiki dan sudah dapat digunakan kembali dalam proses

pengangkutan tumpukan sampah di Kali Bahagia.

"Rusak 3 Agustus lalu, 4 Agustusnya langsung kita perbaiki dan saat ini sudah dapat digunakan kembali," ucap dia.

Kondisi bantaran kali dipenuhi bangunan, sehingga kata Mawardi, pihaknya memilih jalur sisi barat kali yang tak

ada bangunannya dalam proses pengangkutan sampah.

"Tidak ada bangunan yang digusur, tapi ya itu lahan pertanian seperti kangkung, bayam, pohon pisang harus

dibongkar. Pemilik mengerti dan kita ganti rugi," ungkap Mawardi.

Mawardi menambahkan pembersihan tumpukan sampah di Kali Bahagia itu menimbulkan dampak positif bagi

lingkungan perumahan Pondok Ungu Permai (PUP).

"Begitu kita angkut sampahnya, aliran air jadi lebih lancar. Permasalahan banjir di PUP diharapkan dapat berkurang," kata dia.

Sebelummya, proses pembersihan tumpukan sampah Kali Bahagia, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan,

Kabupaten Bekasi telah berlangsung selama satu pekan ini.

Total sebanyak 200 ton sampah sudah terangkut dari tumpukan sampah di Kali Bahagia tersebut.

"Selama dari awal kerja bakti massal 1 Agustus sampai sekarang sudah terangkut 200 ton sampah, sehingga tersisa 200 ton lagi," ujar Mawardi.

Mawardi menjelaskan setelah pembersihan massal yang melibatkan 300 petugas gabungan itu, pembersihan Kali Bahagia dilakulan secara rutin tiap harinya.

"Tiap hari ada 10 petugas kebersihan dibantu 40 anggota dari Kodam Jaya dan Kodim lakukan pengangkutan sampah," ucap Mawardi.

Satu unit alat berat juga dikerahkan dalam proses pengangkutan sampah tersebut.

"Kita juga dibantu alat berat dari Dinas PUPR dengan petugas operatornya. Kita juga dibantu dua perahu karet untuk mendorong sampah dari tengah," kata dia.

Saat ini proses pembersihan sudah sampai ke perbatasan wilayah Kelurahan Babelan Kota, di sana kondisi

tumpukan sampah sangat parah dikarenakan sudah menjadi daratan.

"Dari 1,5 kilometer panjang tumpukan sampah, tersisa 500 meter lagi. Kalau untuk di wilayah kita sudah tuntas,

sisa wilayah Babelan Kota dan Setiasih Tarumajaya. Tapi sudah koordinasi semua dituntaskan sama-sama," jelas dia.

Mawardi tak bisa memastikan selesainya pengangkutan sampah di Kali Bahagia.

Pasalnya, kondisi tumpukan sampah sangat padat.

"Kita kerjakan sampai bersih, diusahakan dalam satu minggu tumpukan sampah itu selesai diangkut," katanya.

Oleh karenanya, setelah Kali Bahagia itu kembali bersih dari tumpukan sampah.

Mawardi berharap agar masyarakat bisa menjaga lingkungan setempat dan setiap wilayah sama-sama melakukan pembersihan rutin.

"Artinya ini buat pembelajaran kita semua, Kali ini masuk wilayah Bahagia, Babelan Kota, Setiasih maupun Kota

Bekasi jadi masing-masing kita jaga dan membersihkan jangan saling mengandalkan tapi saling respon saja," paparnya.

Sebelumnya, tumpukan sampah di Kali Bahagia, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi ramai menjadi perbincangan.

Pasalnya, tumpukan sampah itu menutupi seluruh permukaan air hingga seperti daratan.

Bahkan Kementerian Koordinator Kemaritiman (Kemenko Maritim) datang ke lokasi mengecek tumpukan sampah tersebut.

Tumpukan sampah itu didominasi sampah plastik rumah tangga. Adapun tumpukan sampah itu berada disepanjang 1,5 kilometer. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved