Pembeli Banyak, Para SPG Cantik Showroom Mobil Diperbantukan Jadi SPG Jual Hewan Kurban

“Karena yang datang banyak, akhirnya saya perbantukan staf saya. Tapi sekarang banyak yang menyebutnya sebagai SPG,” tutur Haji Doni.

Penulis: Gisesya Ranggawari | Editor: Dedy
Warta Kota/Adhy Kelana
Audy dan rekan-rekannya menjaga hewan kurban di Mal Hewan Kurban di Jalan M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (23/7/2019). 

Tempat penjualan hewan kurban yang satu ini cukup unik. Seperti sebuah pameran mobil, di lokasi yang diberi nama Mall Hewan Qurban ini sejumlah Sales Promotion Girl (SPG) dipekerjakan untuk membantu dan melayani para pembeli.

Namun hal itu terjadi secara tidak sengaja. Awalnya para gadis cantik yang berpakaian ala cowgirl itu bekerja di showroom mobil milik Haji Doni sekaligus pemilik Mall Hewan Qurban.

“Sebetulnya bukan SPG ya, ini secara tidak sengaja saja. Awalnya mereka itu staf di showroom mobil saya,” ujar Doni kepada Wartakotalive.com, (5/8/2019) di Mall Hewan Qurban.

“Karena yang datang banyak, akhirnya saya perbantukan staf saya. Tapi sekarang banyak yang menyebutnya sebagai SPG,” tutur Haji Doni.

Rupanya, bukan baru pertama kali ini saja Haji Doni mempekerjakan staf di showroom mobilnya untuk menjadi ‘SPG’ di Mall Hewan Qurban.

Haji Doni sudah mempekerjakan stafnya itu untuk diperbantukan berjualan sapi dan kambing sejak Idul Adha 2016 lalu.

“Oh saya awalnya sudah memperbantukan staf saya dari tahun 2016. Sudah beberapa juga ada yang keluar dan masuk,” ucap Doni lagi.

Sementara itu Sifa Fitria, salah satu Cowgirl, mengaku dirinya tidak mendapatkan kesulitan yang berarti saat bertugas sebagai sales hewan kurban. Soal berkomunikasi, ia pun sudah menguasainya.

Hanya saja, Sifa mengaku harus menghafal nama-nama jenis sapi dan kambing serta berat.

“Tidak ada kesulitan sih ya, paling hanya harus menghafal saja jenis dan berat bobot hewan kurbannya,” tutur Sifa.

Diajarkan cara sembelih

Sementara itu pihak Dinas Pertanian (Distani) Kota Bogor menggelar acara sosialisasi tata cara pemotongan hewan kurban dan Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Balaikota Bogor, Senin (5/8/2019).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh 68 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se Kota Bogor.

Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor Wisnu Wasisa Putra mengatakan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mengedukasi pengurus DKM untuk penata laksanaan pemotongan hewan kurban.

“Dalam pemotongan hewan kurban nanti harus ada satu Juleha setiap tempat di wilayah Kota Bogor, harapannya, baik pada saat persiapan dan pelaksanaan sesuai degan kesejahteraan hewan dan sariah Islam,” katanya

Wisnu menambahkan bahwa ada 13 kompetensi yang harus dimiliki Juleha.

Diantaranya adalah pemisahan antara daging merah dan hijau, kemudian penanganan limbah, cara memotong, dan mengidentifikasi kondisi hewan sebelum disembelih.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved