Listrik Padam

Kadin DKI Ungkap, Jutaan Pengusaha di DKI Rugi Akibat Pemadaman Listrik

Kadin DKI menyebut ada jutaan pelaku usaha yang terkena dampak dari pemadaman listrik sekitar 8 jam di wilayah setempat pada Ahad (3/8/2019) lalu.

Kadin DKI Ungkap, Jutaan Pengusaha di DKI Rugi Akibat Pemadaman Listrik
Warta Kota/Gopis Simatupang
Pelaksana Tugas Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani (tengah) menyampaikan kronologi terhentinya pasokan listrik untuk pelanggan di wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah, di Kantor PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban (P2B) di Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Minggu (4/8/2019) petang. 

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menyebut ada jutaan pelaku usaha yang terkena dampak dari pemadaman listrik sekitar 8 jam di wilayah setempat pada Ahad (3/8/2019) lalu.

Bila diprediksi, total kerugian yang dialami oleh para pengusaha itu mencapai triliunan rupiah.

Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, jumlah pelaku usaha di DKI ada 1.244.000 unit.

Angka itu, kata dia, berdasarkan sensus ekonomi 2016 lalu.

“Pelaku usaha yang paling terdampak adalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM), karena 90 persen dari angka itu adalah UKM,” kata Sarman pada Senin (4/8/2019).

 Mati Listrik, Kalau Tak Ada Lilin dan Senter, Pakai Minyak Sayur, Ini Caranya

 Listrik Padam di Bekasi, Pertokoan Tutup dan Warga Kegerahan

 Pemadaman Listrik Jabodetabek dan Sekitarnya, Hotel 88 dan Luminor Kebanjiran Tamu

 Ini Wilayah yang Sudah dan Belum Menyala Imbas Listrik Padam

Menurut dia, jenis UKM yang terdampak pemadaman listrik seperti konveksi, restoran, kafe, katering, katering, transportasi online, bengkel, meubel dan sebagainya.

Pemadaman listrik juga berdampak pada pelayanan publik di Jakarta seperti Mass Rapid Transit (MRT), Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, mesin anjungan tunai mandiri (ATM), jaringan komunikasi, kesehatan, lampu lalu lintas dan sebagainya.

“Kita agak sulit menghitung angka kerugian akan tetapi jika dihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas maka bisa mencapai triliunan rupiah,” ujarnya.

Dia menilai, kejadian seperti bisa berdampak buruk pada ketidakpercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia khususnya DKI Jakarta.

Dia berharap, agar pemerintah mengevaluasi pelayanan listrik yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN), sehingga kejadian tersebut tidak terulang.

 PLN Akan Investigasi Mendalam Penyebab Listrik Padam di Jabodetabek, Banten, Jabar, dan Jateng

 Persib Bandung Kebobolan di Menit Akhir, Robert Rene Alberts: Gol Itu Seharusnya Tak Terjadi

 Viral Foto Polisi Tolong Wanita Kecelakaan, Bukannya Dapat Pujian Istri Pukul karena Cemburu

“Ini merupakan hal serius yang perlu disikapi dan diantisipasi oleh pemerintah melalui PLN. Ketergantungan dunia usaha dan pelayanan publik terhadap listrik sangatlah besar, dan pelayanan PLN harus dievakuasi secara serius, apalagi PLN milik pemerintah,” ujarnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved