Berita Jakarta

Ini Kata Mahkamah Agung Terkait Sindikat Penipuan yang Catut Nama MA

Kepala Biro Humas dan Hukum Mahkamah Agung (MA) Abdullah mengaku sangat mengapresiasi aparat Polda Metro Jaya.

Ini Kata Mahkamah Agung Terkait Sindikat Penipuan yang Catut Nama MA
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Subdit Resmob Polda Metro Jaya gelar konpers di Mapolda metro jaya ungkap kasus penipuan modus ngaku pegawai MA, Jumat (2/8/2019) 

Kepala Biro Humas dan Hukum Mahkamah Agung (MA) Abdullah mengaku sangat mengapresiasi aparat Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diketahui,  aparat Polda Metro Jaya berhasil membekuk 6 pelaku anggota sindikat penipuan dengan modus mengaku sebagai staf atau panitera di Mahkamah Agung (MA).

Para pelaku menyasar para pengusaha yang tengah berperkara atau mengajukan gugatan ke MA sebagai korbannya.

"Kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya yang dapat menangkap pelaku dan dengan cepat mengungkap kasus ini," kata Abdullah, Sabtu (3/8/2019).

Menurutnya, selain merugikan para korban, aksi para pelaku juga membuat nama baik MA tercemar.

 BMKG Sampaikan Perkiraan Waktu Kapan Tsunami Datang, Ikuti Prosedur Ini

 BMKG Minta Warga Tunggu Sampai Pukul Segini Untuk Pastikan Tsunami Tak Akan Datang

 Calon Dokter Spesialis Bedah Saraf di Bandung Jadi Pemasok Ganja ke Aktor Jefri Nichol

 Kisah Megawati Selundupkan Uang Untuk Soekarno Usai Lengser dari Kursi Presiden RI

"Sebab dengan mengatasnamakan MA, mereka meminta uang kepada para korban sehingga seakan-akan institusi MA bisa dibayar dengan uang," kata Abdullah.

Ke depan ia mengingatkan masyarakat dan semua pihak agar tak lekas percaya jika ada orang yang mengaku sebagai staf atau panitera MA meminta uang dengan janji bisa memenangkan gugatan atau perkara di MA.

Sebab, tidak ada yang namanya MA meminta uang untuk memenangkan gugatan atau perkara.

"Jadi masyarakat dan semua pihak tak usah percaya jika ada yang mengaku-ngaku dari MA meminta imbalan uang dengan dalih menjanjika memenangkan perkara," katanya.

Seperti diketahui, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk enam orang pelaku sindikat penipuan dengan modus mengaku sebagai staf atau panitera di Mahkamah Agung (MA).

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved