Fadli Zon dan DPR Mendukung Diplomasi di Antaranya Budaya dan Kuliner Ala Husnan Bey Fananie di Baku

Upaya untuk memperkenalkan Indonesia kepada berbagai kalangan dilakukan selain hubungan politik, ekonomi, termasuk melalui kuliner dan pendidikan.

Fadli Zon dan DPR Mendukung Diplomasi di Antaranya Budaya dan Kuliner Ala Husnan Bey Fananie di Baku
Warta Kota/Gede Moenanto Soekowati
Suasana restoran Indonesia yang ada di Kota Baku, Azerbaijan, yang menyajikan menu khas Indonesia selain membuka kegiatan kebudayaan seperti sanggar tari dan berbagai kegiatan lainnya termasuk pameran untuk memperkenalkan Indonesia. 

KALANGAN delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) memberikan dukungan penuh langkah-langkah diplomasi yang dilakukan Duta Besar Indonesia, Profesor Dr Husnan Bey Fananie.

Dukungan itu diberikan untuk upaya yang dilakukan Duta Besar Indonesia di Azerbaijan dalam upaya untuk memperkenalkan Indonesia kepada berbagai kalangan di Azerbaijan selain hubungan politik, ekonomi, dan berbagai sektor termasuk melalui sektor pendidikan, kebudayaan, bahkan kuliner khas dan asli Indonesia.

Upaya itu juga dengan melebur bersama masyarakat dan penduduk setempat di Kota Baku, yang merupakan ibu kota Azerbaijan dan wilayah sekitarnya.

Kota Baku dikenal sebagai kawasan yang maju dengan pembangunan yang berlangsung sangat pesat, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata, yang banyak dikunjungi oleh berbagai pihak dari berbagai negara.

Delegasi anggota DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Dr Fadli Zon MSc dengan diikuti oleh sejumlah anggota DPR RI seperti Achmad Farial (PPP), Bobby Adhityo Rizaldi SE MBA CFE (Partai Golkar), Ir Taslim Azis (Partai Gerindra), Pius Lustrilanang (Partai Gerindra), dan Refrizal (Partai Keadilan Sejahtera).

Fadli Zon didampingi Husnan Bey Fananie di parlemen Azerbaijan di Kota Baku.
Fadli Zon didampingi Husnan Bey Fananie di parlemen Azerbaijan di Kota Baku. (Warta Kota/Gede Moenanto Soekowati)

Selain aktif memperkenalkan Indonesia melalui kegiatan kebudayaan seperti akan berlangsungnya festival budaya di pusat keramaian di Kota Baku, Prof Dr Husnan Bey Fananie juga aktif dalam memromosikan Indonesia di berbagai sektor selain meningkatkan hubungan bilateral di antara Indonesia dan Azerbaijan.

"Indonesia dan Azerbaijan merupakan negara yang berhubungan erat, tapi impor Indonesia dari Azerbaijan jauh lebih tinggi, terkait dengan impor minyak dan ekspor Indonesia ke Azerbaijan bernilai 60 juta US Dollar, sementara impor Indonesia dari Azerbaijan senilai miliaran USD," kata Fadli Zon, dalam kesempatan kunjungan yang dilakukan di Kota Baku, setelah bertemu dengan pihak eksekutif dan legislatif di Azerbaijan, Kamis (1/7/2019).

Baku sendiri merupakan ibu kota Azerbaijan yang semakin dikenal keberadaannya dengan penyelenggaraan final Piala Liga Europa, yang mempertemukan Chelsea dan Arsenal di tahun 2019.

Pertandingan itu dimenangkan oleh Chelsea yang segera merengkuh Piaga Liga Europa dan dalam waktu dekat akan memperebutkan Piala Super Eropa dengan melawan Liverpool.

Sementara itu, Prof Dr Husnan Bey Fananie menjelaskan, dirinya memang berupaya untuk meningkatkan nilai tambah kerja sama yang dilakukan antara Indonesia dan Azerbaijan.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved