Media Sosial

Penangguhan Penahanan Asteria Dikabulkan, Ini Alasan Polres Metro Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Utara telah mengabulkan permohonan Asteria Fitriani yang mendekam di balik jeruji besi.

Penangguhan Penahanan Asteria Dikabulkan, Ini Alasan Polres Metro Jakarta Utara
Istimewa
Postingan Asteria Fitriani di Facebook jadi viral terkait mengajak pihak sekolah tak pasang foto Presiden dan Wakil Presiden. (Kolase WartaKota/Facebook) 

“Bahkan (Asteria) menangis di depan kita kalau dia menyesal atas perbuatannya. Kemungkinan menghilangkan barang bukti juga tidak ada karena sudah berada di tangan kepolisian,” kata Budhi.

Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkan Asteria Fitriani sebagai tersangka kasus ujaran kebencian, Kamis (11/7/2019).

 Agung Hercules Meninggal karena Kanker Otak, Orang yang Bekerja di Tempat Ini Sangat Beresiko

Asteria ditetapkan jadi tersangka usai mengunggah ajakan di media sosial untuk tidak memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di sekolah sebagai tersangka.

Unggahan status facebook itu lalu dibagikan pada 26 Juni 2019 lalu dan viral.

Setelahnya seorang warga berinisial TCS melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Utara pada 1 Juli 2019 dan ditindaklanjuti.

Asteria dikenakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE jo Pasal 14 ayat 1 atau ayat 2, atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Asteria juga dikenakan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan atau Pasal 207 KUHP penghinaan terhadap penguasa.

Ancaman hukuman terhadap pelaku maksimal enam tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 miliar.

 Sopir Truk Kecelakaan Maut Diamankan Polisi, Berikut Hasil Test Urinenya

Halaman
123
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved