Senin, 27 April 2026

Ini Penyebab Penjualan iPhone Anjlok

Penjualannya untuk ponsel iPhone hanya menyumbang sekitar 48 persen dari keseluruhan pendapatan.

Kompas.com
Berdasarkan laporan itu penjualan iPhone turun hampir 12 persen menjadi 26 miliar dollar AS dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Dampaknya penjualan iPhone tidak lagi menjadi penyumbang utama pendapatan perusahaan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Penjualannya untuk ponsel iPhone hanya menyumbang sekitar 48 persen dari keseluruhan pendapatan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Dalam laporan keuangan kuartal II-2019 mili Apple menyebutkan penjualan iPhone menurun.

Berdasarkan laporan itu penjualan iPhone turun hampir 12 persen menjadi 26 miliar dollar AS dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan penjualan iPhone ini terjadi selama tiga kuartal berturut-turut.

Pegadaian Bakal Meluncurkan Kartu Tabungan Emas Berbunga

Dampaknya penjualan iPhone tidak lagi menjadi penyumbang utama pendapatan perusahaan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Penjualannya untuk ponsel iPhone hanya menyumbang sekitar 48 persen dari keseluruhan pendapatan.

Adapun penurunan ini terjadi akibat permintaan yang melambat karena masyarakat saat ini menggunakan ponsel lebih awet dan tahan lama.

PUBG Mobile Lite Baru Dirilis Sudah Diunduh 10 Juta Kali

Penjualan di wilayah China pun mengalami penurunan hingga empat persen dari tahun sebelumnya.

Padahal, China merupakan pasar yang biasanya paling menjanjikan untuk Apple.

"Apple berupaya untuk membalikkan perlambatan di China di tengah perang dagang yang berlangsung, yang dulu merupakan pasar paling menjanjikan," kata CEO Apple, Tim Cook, dikutip CNN seperti dilansir Kompas.com, Kamis (1/8/2019).

BPJS Kesehatan Bakal Defisit, Berikut Tanggapan Koordinator Advokasi BPJS Watch

Untuk itu, kata Cook, perusahaan saat ini tengah mencoba meningkatkan bisnis kembali di China dengan beberapa program, seperti program perdagangan dan pembiayaan yang diterapkan di toko ritelnya.

"Sebab Apple tidak akan bisa lebih bahagia dengan kemajuan di pasar China," kata Cook.

Namun masih ada alasan untuk khawatir karena perang dagang masih terus berlanjut.

Mobil Mewah Tidak Bayar Pajak, Sanksi Tegas dari Presiden Filipina Bisa Ditiru

Minggu lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali berkicau dia akan menolak membebaskan Apple dari tarif suku cadang untuk Mac Pro, yang akan dibangun di China.

"Kami telah membuat Mac Pro di Amerika Serikat dan kami ingin terus melakukan itu. Kami sedang menjelaskan itu dan berharap untuk hasil yang positif," kata Cook.

Meski mengalami penurunan, Apple rupanya berhasil menumbuhkan keseluruhan pendapatannya sekitar satu persen dibanding tahun sebelumnya.

Soal Perang Dagang, Amerika Serikat dan China Akan Bertemu pada Bulan September

Sebab, perusahaan memiliki daya tarik dalam layanan digital yang tersedia di perangkatnya, seperti Apple Pay dan Apple Music.

Di segmen tersebut, penjualan Apple mencapai hampir 11,5 miliar dollar AS di kuartal II 2019.

Sementara dalam segmen Wearable, Home, dan Accessories Apple, yang mencakup produk-produk seperti Apple Watch dan AirPods, penjualannya mencapai 5 miliar dollar AS.

Mau Tahu Nasihat Warren Buffett kepada Investor Saham Ritel?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Perang Dagang, Penjualan iPhone Anjok 12 Persen Jadi 26 Miliar Dollar AS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved