Berita Jakarta

Dugaan Camat Minta Sapi Kurban, BKD Sebut Korupsi dan Gratifikasi

Menurutnya semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tak boleh mencari sumbangan atas dasar apapun

Dugaan Camat Minta Sapi Kurban, BKD Sebut Korupsi dan Gratifikasi
Wartakotalive/Rangga Baskoro
Sudin Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur lakukan pemeriksaan terhadap 79 sapi kurban di tempat penjualan sapi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (1/8/2019). 

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) DKI Jakarta Chaidir kaget saat mengetahui ada camat diduga meminta sumbangan sukarela kepada pedagang hewan kurban.

Menurutnya semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tak boleh mencari sumbangan atas dasar apapun.

Apabila ada yang menerima sumbangan dengan alasan apapun, maka hal itu masuk kategori gratifikasi dan tindakan korupsi.

"PNS tidak boleh menerima apapun. Kalau benar itu pengaduan, namanya Gratifikasi! Korupsi itu," ujar Chaidir kepada Warta Kota, Kamis (1/8/2019).

VIDEO: Istrinya Ingin Cerai, Sandy Tumiwa Akui Tidak Bisa Kontrol Emosi Karena Pakai Narkoba

Meskipun Camat Matraman Bambang Eko yang diduga meminta jatah seekor sapi mengakui hal itu untuk masyarakat dan bukan untuk pribadi, tetap saja Chaidir dengan tegas tidak memperbolehkan itu.

"Tidak boleh dan tidak ada untuk mencari sumbangan suka rela. Tidak ada. Kalau terbukti itu menyalahgunakan wewenang namanya," ungkap Chaidir.

VIDEO: Kontras, Gubuk Reyot Milik Oyok di Kawasan Elit BSD Serpong

Terkait dugaan permintaan seekor sapi kepada penjual hewan kurban, Chaidir mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi.

Bila terbukti melakukan pemerasan, Bambang bakal disanksi keras dan bisa dipecat dari Jabatannya.

"Sanksinya hukuman disiplin, kalau terbukti, bisa pemberhentian jabatan atau pembebasan jabatan," ucap Chaidir. (M16)

Dihebohkan pengakuan pedagang hewan kurban diminta seekor sapi oleh oknum camat, yang diduga menjadi syarat pedagang berdagang hewan kurban.

Halaman
1234
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved