Berita Jakarta

Vila di Pulau Tengah atau Pulau H Tak Punya IMB, DPRD Minta Gubernur Anies Panggil Pengembang

Muhamad Taufik meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk merespon fakta pembangunan vila tanpa IMB.

Vila di Pulau Tengah atau Pulau H Tak Punya IMB, DPRD Minta Gubernur Anies Panggil Pengembang
kompas.com
Kabupaten Kepulauan Seribu (Afrian Malik/KOMPAS.com) 

Keberadaan Belasan vila  mewah di Pulau H  yang dulunya bernama Pulau Tengah di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu dipastikan tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMG).

Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Kepulauan Seribu, Budi Ismanto memastikan bahwa IMB rumah (vila) menjadi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) lembaga yang dipimpinnya.

Vila tersebut diduga dibangun oleh  pengusaha yang juga berinisial HS.

"IMB rumah atau vila itu tupoksi  kami yang menerbitkan. Pengawasan dilakukan oleh Suku Dinas Tata Ruang dan Pertanahan (Sudin Citata) Kepulauan Seribu. Nah kami belum pernah menerima permohonan IMB vila di Pulau H," ujar Budi Ismanto kepada wartawan, Kamis.

Ia bersama Wakil Kepala Dinas  PTSP DKI sudah meninjau fasilitas yang sedang mengajukan izin tersebut.

Budi mengaku kaget  bahwa ada pembangunan vila mewah tanpa mengajukan IMB.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait  untuk merespon fakta pembangunan vila tanpa IMB.

Ia juga mendesak Gubernur DKI, Anies  Baswedan  memerintahkan Dinas Citata DKI mengaudit  pemberian rekomendasi pembangunan vila mewah itu.

"Kita minta agar Gubernur Anies segera memanggil pengembang yang nekat membangun vila di pulau privat tanpa IMB itu," kata M Taufik.

Ia menegaskan, pemilik pulau-pulau privat di Kepulauan Seribu,  mengacu pada UU memang diperbolehkan membangun properti, namun harus sesuai ketentuan yang ada .

"Kalau membangun vila mewah dijual dengan harga puluhan miliar tetapi tanpa memiliki IMB ini sangat keterlaluan. Pengembang itu harus dikenai sanksi berat," jelasnya.

Taufik mengatakan, Jika benar ada pembangunan vila  mewah di pulau H, tanpa IMB, maka kasus ini menjadi titik awal bagi Pemprov DKI untuk  mengaudit  seluruh properti di teman destiasi wisata Kepulauan Seribu.

"Tidak hanya bangunan vila  yang dibangun HS itu tanpa IMB, tetapi kita duga banyak vila di Kepulauan Seribu dibangun tanpa dilengkapi IMB," katanya.

Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved