Truk Proyek Tol Langgar Jam Operasional, Warga Protes: Dinas Perhubungan Diam Saja

Sejumlah warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, mengecam pengelola truk pengangkut tanah.

Truk Proyek Tol Langgar Jam Operasional, Warga Protes: Dinas Perhubungan Diam Saja
Warta Kota
Penampakan truk tanah galian Tol Desari melintas di Jalan Raya Pramuka, Mampang, Pancoran Mas, di luar waktu yang disepakati, Rabu (31/7/2019) malam. 

Info yang kami dapat sudah ada kesepakatan antara pengembang dan pihak terkait, operasional truk tidak boleh di bawah pukul sembilan malam. Ini kok dilanggar ya? Petugasnya kok diam aja ya?

Kami sebagai warga tidak mempersoalkan pembangunan yang ada di wilayah kami (Tol Desari-Red). Tapi apakah harus hak-hak kita sebagai warga diabaikan. Pemkot Depok jangan diam aja dong.

WARTA KOTA, DEPOK--- Sejumlah warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, mengecam pengelola truk pengangkut tanah.

Truk itu membawa tanah galian proyek Tol Depok-Antasari (Desari) yang melintas di Jalan Raya Pramuka karena beroperasi di luar waktu yang telah disepakati, Rabu (31/7/2019).

Berdasarkan kesepakatan antara pengelola dan Dinas Perhubungan Kota Depok, truk boleh melintas pukul 21.00-04.00 WIB.

Pemerintah Mulai Cari Solusi Terkait Nasib Para Pencari Suaka di Kalideres

Akan tetapi, warga protes karena nyatanya truk sudah lalu-lalang pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB.

"Info yang kami dapat sudah ada kesepakatan antara pengembang dan pihak terkait, operasional truk tidak boleh di bawah pukul sembilan malam. Ini kok dilanggar ya? Petugasnya kok diam aja ya?" keluh Boy (40), warga Jalan Pramuka, Kelurahan Mampang, kepada Warta Kota, Rabu malam.

Boy mengatakan, jam operasional truk yang telah disepakati antara penanggung jawab truk dengan pihak terkait saja sudah merugikan warga, apalagi bila truk beroperasi sebelum jam yang telah ditentukan.

Teknologi Artificial Intelligence untuk Penemuan Obat hingga Eksplorasi Migas

"Ini benar-benar sangat merugikan kami. Rumah kami semakin berdebu. Jalan Pramuka pun tidak pernah dibersihkan oleh pihak pengembang," ujarnya.

Hal senada dikeluhkan Loren (38), warga RT 02 RW 11, Mampang, yang mengaku sangat keberatan jika truk-truk pembawa tanah galian tersebut melintasi Jalan Raya Pramuka.

Halaman
123
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved