Tambah Portofolio Rumah Tapak, APP Kembangkan 4 Proyek Baru

Tahun depan, APP akan menambah 6 proyek properti lagi, yaitu 2 proyek apartemen kampus, dan 4 proyek rumah tapak. Total investasinya Rp 1,5 triliun.

Tambah Portofolio Rumah Tapak, APP Kembangkan 4 Proyek Baru
istimewa
Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti (APP), Pulung Prahasto; bersama Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri menunjukkan maket rumah tapak yang tengah dikembangkan PT Adhi Persada Properti (APP), di pameran Indonesia Properti Expo 2019 di Jakarta Convention Center, Kamis (1/8/2019). 

PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, akan menambah portofolio proyek landed house (rumah tapak) tahun depan dengan mengembangkan empat proyek rumah tapak baru.

“Dalam 10-20 tahun ke depan, APP akan menambah portofolio landed house yang semula kontribusinya 15 persen dari revenue, mengarah ke angka sekitar 30 persen,” ungkap Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha APP Pulung Prahasto, di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Tahun depan, kata Pulung, APP akan menambah 6 proyek properti lagi, yaitu 2 proyek apartemen kampus, dan 4 proyek rumah tapak.

Investasi yang akan digelontorkan untuk enam proyek baru tersebut di tahun 2020 nilainya sekitar Rp1,5 triliun. “Bisa dibilang, 40 persen diantaranya untuk belanja tanah,” kata Pulung.

Pulung menyebutkan, empat proyek rumah tapak baru itu tersebar di empat lokasi, yaitu di wilayah Sentul ada satu lokasi seluas 14 hektar, di Cibubur dua lokasi masing-masing seluas 9 hektar dan 12 hektar, serta satu lokasi lainnya di Sidoarjo, Jawa Timur seluas 12 hektar.

Saat ini ada 23 proyek properti yang tengah dikembangkan APP, 3 diantaranya merupakan proyek rumah tapak. Ketiganya adalah Taman Dhika Sidoarjo Kota, Taman Dhika Batu Tulis, Bogor  dan yang terakhir adalah The Anggana Village, Cibinong.

Dari tiga proyek rumah tapak itu, satu diantaranya adalah brand baru, yaitu The Anggana Village. Dua proyek rumah tapak lainnya, sudah jalan 2-3 tahun lalu namun masih menyisakan unit penjualan.

Ketiga proyek rumah tapak tersebut juga mengalami perluasan. Di Taman Dhika Sidoarjo Kota misalnya, akan tambah sekitar 6 hektar menjadi total 30 hektar. Di The Anggana Village, tahap 1 telah dibangun sekitar 8 hektar dan ke depannya akan diperluas menjadi hampir 20 hektar.

“Untuk proyek yang sedang berjalan, yaitu Taman Dhika Sidoarjo Kota, Taman Dhika Batu Tulis dan The Anggana Village, nilai proyek mencapai sekitar Rp2 triliun. Total nilai itu terdiri dari Rp 750 miliar untuk Taman Dhika Sidoarjo Kota, Rp 250 miliar untuk Taman Dhika Batu Tulis, dan Rp1 triliun untuk The Anggana Village,” terang Pulung.

Untuk Taman Dhika Batu Tulis, penjualannya kini sudah mencapai 60 persen. Dikembangkan di atas lahan seluas 10 Ha dengan jumlah hunian 400 unit, hunian tapak ini dipasarkan mulai Rp670 juta.

APP juga mengembangkan hunian tapak di Sidoarjo, Jawa Timur yang membidik pasar menengah di Surabaya dan sekitarnya. Dikembangkan di lahan seluas 30 Ha, Taman Dhika Sidoarjo Kota dipasarkan dengan harga mulai Rp700 juta-an. Total hunian yang akan dibangun mencapai lebih dari 1.200 unit dan penjualannya kini mencapai 70 persen.

Semetnara The Anggana Village, yang dibangun di lahan 8,5 Ha dan berdekatan dengan Stadion Pakansari ditawarkan mulai dari Rp800 juta – Rp1 miliar dan telah terserap sebanyak  sekitar 50 persen..

Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri mengatakan,  bahwa di tengah lesunya pertumbuhan hunian vertikal, proyek hunian tapak yang dipasarkan APP mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Selain proyek yang sudah dijabarkan di atas, kata Wahyuni Sutantri, APP juga telah mengembangkan Taman Dhika Cinere dan Taman Dhika Ciracas pada tahun 2016. Nilai kedua proyek itu mencapai hampir Rp80 miliar dan direspons positif oleh pasar.

“Kami optimis ke depan segmen rumah tapak ini masih memiliki potensi yang tinggi untuk ditawarkan kepada masyarakat. Sebut saja misalnya The Anggana Village, sejak diluncurkan Oktober tahun lalu, kini penjualannya sudah mencapai 50 persen dari 330 unit yang dipasarkan,” ujarnya.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved