Breaking News:

Soal Polusi Jakarta, Presiden Jokowi Akan Tegur Gubernur Anies Masalah Kendaraan Listrik

Peralihan kendaraan fosil ke kendaraan listrik dianggap dapat menjadi solusi efektif dalam membersihkan udara Jakarta.

Penulis: Desy Selviany | Editor:
ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Dokumentasi pemandangan Monumen Nasional dengan latar belakang gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019). Data aplikasi AirVisual yang merupakan situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota berpolusi sedunia pada Senin (29/7/2019) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau kategori tidak sehat. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal polusi udara di Jakarta yang berada di peringkat ketiga terburuk di dunia. Ia mengaku akan menegur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggalakan penggunaan kendaraan listrik.

Menurut Presiden, peralihan kendaraan fosil ke kendaraan berbasis listrik menjadi salah satu jalan ampuh dalam mengatasi polusi udara di Jakarta.

Hal ini diungkapkannya usai menghadiri acara Batik Kemerdekaan, di Beranda Peron A Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (1/8/2019) pagi.

“Ya. Mestinya sudah dimulai kita harus mulai segera paling tidak transportasi umum, bus-bus. Bus-bus nanti akan saya sampaikan ke gubernur. Bus-bus, listrik. Kemudian taksi, listrik. Sepeda motor yang kita sudah bisa produksi, mulai listrik,” kata Jokowi seperti dikutip dari Setkab.go.id.

Mengenai skemanya seperti apa, menurut Presiden Jokowi terserah saja, apakah lewat electronic road pricing yang segera dimulai sehingga orang mau tidak mau harus masuk ke transportasi massal.

“Tanyakan ke Gubernur,” jelas Presiden Jokowi.

Namun kata Presiden, soal Peraturan Presiden (Perpres) soal mobil listrik hingga kini Perpres tersebut belum sampai ke mejanya sehingga belum dapat diteken.

“Kalau sudah sampai di meja saya, saya tandatangani pasti,” tegasnya.

Presiden berharap jika Perpres mobil listrik sudah ditandatangani, maka pengembangan mobil listrik bisa segera dimulai.

“Kita juga bisa langsung menyiapkan infrastruktur dalam rangka menunjang mobil listrik ini,” kata Presiden.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved