Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Truk Tanah Timpa Mobil di Tangerang, Satu Balita Berhasil Diselamatkan

KECELAKAAN mengenaskan terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019) pagi.

WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Seorang anak berhasil dikeluarkan dari dalam mobil Daihatsu Sigra yang tertimbun truk tanah dan muatannya, di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019) pagi. 

Bayi itu langsung digendong warga dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Polisi Buru Abah Grandong Sang Pemakan Kucing Hidup ke Kampung Halamannya di Rangkasbitung

Kanit Laka Lantas Polrestro Tangerang AKP Isha Anshori bersama anak buahnya, segera mendatangi lokasi, setelah mendapatkan laporan.

Isha menjelaskan kecelakaan tersebut berlangsung sekitar 05.30 WIB.

"Diduga truk ini kelebihan muatan. Kami masih melakukan evakuasi terhadap korban lainnya," kata Isha.

Masih Temukan Sofa dan Kasur di Kali, Petugas UPK Badan Air Tak Habis Pikir Lihat Sikap Warga

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019) pagi.

Truk tanah bernomor polisi B 9927 TYY meniban seorang bayi dan empat orang dewasa di lokasi kejadian.

Gita (29), salah satu saksi mata, menceritakan peristiwa mengerikan tersebut.

BREAKING NEWS: Haris Simamora Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Divonis Hukuman Mati

Ia menjelaskan truk itu hilang kendali kemudian jatuh menimpa mobil Daihatsu Sigra B 1932 COE.

"Di dalam mobil Sigra itu ada tiga orang dewasa dan 1 bayi," ujarnya.

Menurut Gita, setelah tertimpa truk, mobil berwana putih ini juga tertimbun tanah.

Harga Besek Bambu Rekomendasi Anies Baswedan Lebih Mahal Rp 1.500 Ketimbang Kantong Plastik Keresek

Sebab, truk tersebut membawa banyak tanah merah.

"Setelah tertiban, mobilnya langsung ketutup tanah. Tadi warga juga kesulitan melakukan evakuasi," bebernya.

Agung (35), salah satu warga sekitar menambahkan, masyarakat harus susah payah mengevakuasi korban.

Gadis Dinodai di Kebun Singkong, Lalu Diminta Layani ABG Lain untuk Bayar Utang Rp 200 Ribu

Warga menggunakan alat seadanya seperti pacul, guna membersihkan tanah merah tersebut.

"Ukuran truknya besar, ditambah muatan tanahnya banyak. Sopir truknya enggak tahu lari ke mana," papar Agung. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved