Rabu, 22 April 2026

Honda DBL DKI Jakarta Series

Dukungan Alumni Memantik Semangat Bewusstsein di Honda DBL DKI Jakarta Series-West Region

“Kami sempat tidak jadi ikut DBL. Tim kami sempat miskomunikasi satu sama laim, kurang kompak. Tapi, akhirnya para alumni datang dan mendukung kami,"

Editor: Murtopo
Tama/DBL Indonesia
ANTUSIAS: Suporter SMK Yadika 2 memenuhi lapangan sekolah saat Roadshow Honda DBL DKI Jakarta Series 2019-North Region pada Kamis (1/8). 

Datang sebagai juara Honda DBL DKI Jakarta Series-West Region tahun lalu tim putri SMK Yadika 2 memupuk beban yang cukup berat.

Ditambah, pada tahun ini Bewusstsein (julukan SMK Yadika 2) ditinggal 3 pemain intinya yang membawa Bewusstsein berhasil menjadi ratu Jakarta Barat, karena sudah lulus.

Apalagi, baik tim putra maupun tim putri SMK Yadika 2 bukanlah nama baru di kancah Honda DBL DKI Jakarta.

Terlebih, torehan prestasi Bewusstsein putri cukup mentereng.

Sebelum berubah format baru menjadi 4 region dan 1 Championship, tim asuhan Iskak Situadi itu telah 4 kali tampil di babak fantastic four. Yaitu di edisi 2013, 2014, 2015 dan 2017.

Keraguan yang sempat melanda pelatih dan ofisial menjadi salah satu faktor hampirnya SMK Yadika 2 tak ambil bagian di tahun ini.

Hal itu membuat pemain sedih, terutama bagi pemain yang sudah menginjak kelas XII.

Sebab, tahun ini adalah tahun terakhir mereka membela Bewusstsein

Hal itu disampaikan melalui kapten tim putri Silvy Chilvana.

SMAN 1 Jakarta Ramaikan Persaingan di Honda DBL DKI Jakarta Series 2019 North Region

Honda DBL DKI Jakarta 2019, Dua Sekolah Debutan Ketemu Tim Kuat di West Region

SMA Permai Jakarta Patok Kawin Gelar di Honda DBL DKI Jakarta Series 2019 North Region

“Kami sempat tidak jadi ikut DBL. Tim kami sempat miskomunikasi satu sama laim, kurang kompak. Tapi, akhirnya para alumni datang dan mendukung kami agar tetap meneruskan perjuangan tim,” tutur kapten berusia 17 tahun itu. “Dukungan alumni menjadi pecutan buat tim kami,” tambah Silvy.

Salah satu alumni tim putri Bewusstsein, Indah Triana yang juga hadir pada rangkaian roadshow Honda DBL DKI Jakarta Series 2019-West Region di SMK Yadika 2 pada Kamis (1/8), mengakui alumni sangat menyayangkan apabila tahun ini SMK Yadika 2 tidak ambil bagian.

“Tahun lalu kami bisa juara di West Region, itu capaian yang akan selalu diingat sekolah. Sayang sekali kalau tahun ini tidak mengirimkan tim, Aku dan beberapa alumni datang untuk memberikan dukungan biar adik kelas aku tidak down menghadapi musim baru,” ujar kapten tim putri Bewusstsein tahun lalu.

Bukan hanya tim putri saja, tim putra Bewusstsein juga hampir tidak ambil bagian.

Namun, alumni mendorong untuk tetap ikut di tahun ini.

Tentunya sama dengan tim putri, putra Bewusstsein termotivasi agar bisa meneruskan perjuangan kakak kelas terdahulu.

“Meski kami belum pernah juara, jangan pernah melupakan perjuangan kakak kelas terdahulu. Aku berharap sekali, mereka (RE: tim putra) bisa menjadi kampiun bersama tim putrinya,” tungkas Nova Hanafi, kapten tim putra Bewusstsein tahun lalu. ()

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved