Wisata dan Budaya

Banten Tak Cuma Wisata Religi, Ini Konsep Baru Pengelolaan Kawasan Kesultanan Banten

Konsep yang ditawarkan Dinas Pariwisata Provinsi Banten dengan menyediakan paket wisata di sekitar Kawasan Kesultanan Banten.

Banten Tak Cuma Wisata Religi, Ini Konsep Baru Pengelolaan Kawasan Kesultanan Banten - masjid-agung-banten.jpg
Warta Kota/Andika Panduwinata
Masjid Agung Banten
Banten Tak Cuma Wisata Religi, Ini Konsep Baru Pengelolaan Kawasan Kesultanan Banten - pintu-gerbang-masjid-banten.jpg
Warta Kota/Andika Panduwinata
Masjid Agung Banten

Meskipun lahan di kawasan tersebut berlumpur, tetapi tetap bisa dimanfaatkan untuk sarana wisata, dengan menyediakan jogging track yang terbuat dari papan kayu.

Di kawasan tersebut akan disiapkan tempat ibadah dan tempat istirahat.

“Lahan itu milik TNI Angkatan Laut. Pemprov sejauh ini sudah mengajukan permohonan pengunaan lahan kepada pihak TNI Angkatan Laut,” kata Bayyu.

Rumah Produksi VGE Hadirkan Sinetron Ali yang Terinspirasi dari Kisah Nyata dari Ranah Banten

Wisata Bahari

Konsep lainnya, optimalisasi wisata pulau.

Pelabuhan Karangantu memiliki beberapa pulau yang dapat ditempuh dengan menggunakan perahu.

Hanya saja selama ini perahu-perahu tersebut tidak memiliki pelabuhan khusus, sehingga harus bergabung dengan pelabuhan ikan.

Pengelola KKB ke depan, kata Bayyu juga perlu menyiapkan kendaraan khusus di Kawasan Kesultanan Banten.

Melalui kendaraan itu, pengunjung Kawasan Kesultanan Banten bisa berkeliling ke berbagai kawasan, seperti Keraton Kaibon, Masjid Pecinan, Benteng Speilwijk, dan kawasan wisata pantai di sekitar Pelabuhan Karangantu. Tentu dengan tarif yang terjangkau.

“Langkah lainnya, pengelola menyediakan homestay bagi para pengunjung KKB," ujar Bayyu.

Konsep homestay yang perlu dikembangkan dengan tidak menambah bangunan baru, melainkan memanfaatkan perumahan warga yang masih ditinggali pemiliknya.

"Para pemilik rumah cukup menyediakan salah satu kamar untuk disewakan kepada pengunjung. Pemilik rumah juga tidak perlu menambah berbagai fasilitas, sehingga menyebabkan biaya tinggi,” ujarnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved