Selasa, 12 Mei 2026

Berita Video

VIDEO: Pengendara Bingung Rekayasa Lalu Lintas Simpang BCP Bekasi

Rekayasa lalu lintas dilakukan dikarenakan Simpang BCP arah ke Jakarta melalui Jalan KH Noer Ali Kalimalang ditutup.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Muhammad Azzam
Simpang BCP 

Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan rekayasa lalu lintas di Simpang BCP atau perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani, pada Rabu (31/7/2019).

Rekayasa lalu lintas atau penutupan Simpang BCP dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB.

Rekayasa lalu lintas dilakukan dikarenakan Simpang BCP arah ke Jakarta melalui Jalan KH Noer Ali Kalimalang ditutup.

Rekayasa lalu lintas dilakukan menyusul adanya pengerjaan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 2A yang telah sampai di ujung Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi atau tepatnya di Simpang BCP.

Pembangunan proyek tol itu akan melintasi simpang BCP atau Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Mayor Hasibuan.

Dari jauh-jauh hari Dishub telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah pengendara dan warga Kota Bekasi.

Baik media sosial, spanduk maupun pamflet.

Pengalihan lalu lintas bagi Kendaraan yang melintas Jalan Mayor Hasibuan ke arah Jakarta Kalimalang dari Simpang Presdo dibelokkan ke kiri ke Jembatan Irigasi Simpang Presdo menuju ke Jalan Letjen Sarbini lalu belok ke kanan Jalan Pengairan Sisi Giant ke Simpang Sisi Giant kemudian belok kiri Jalan Ahmad Yani dan berputar di U-Turn Jembatan Pekayon melintasi Tol Bekasi Barat baru belok kiri ke Jalan Kalimalang Sisi Selatan (Metropolitan Mall).

Apabila terjadi kepadatan lalu lintas akan digunakan pengalihan alternatif 2 yaitu dengan mengarahkan kendaraan dari Simpang Presdo (Belok Kiri) ke Jembatan Irigasi Simpang Presdo lalu ke Jalan Letjen Sarbini belok ke kanan (Jalan Pengairan Sisi Giant) melintasi Simpang Sisi Giant kemudian menuju ke Jalan Kalimalang Sisi Selatan (Metropolitan Mall).

VIDEO: Sampah Kemasan Luar Negeri Ditemukan di Burangkeng Bekasi

VIDEO: Divonis Hukuman Mati, Haris Simamora Pembunuh Satu Keluarga Ajukan Banding

VIDEO: Kondisi Bayi Kembar Siam di Bekasi yang Butuh Biaya Operasi Rp 1 Miliar

Akan tetapi, pantauan Wartakota semua rekayasa lalu lintas yang telah disosialisasikan oleh Dishub Kota Bekasi berubah.

Perubahan itu yakni pengendara dari Jakarta Jalan KH Noer Ali Kalimalang tidak bisa lurus menuju Jalan Mayor Hasibuan. Mereka diarahkan belok ke kanan untuk melintasi jalan sisi Giant ke Jalan Letjen Sarbini hingga ke Jembatan Irigasi Simpang Presdo lalu masuk ke Jalan Mayor Hasibuan.

Untuk kendaraan dari Jalan Mayor Hasibuan yang ingin menuju ke Jakarta via Kalimalang, berubah menjadi tidak perlu masuk ke Jembatan Irigasi Jalan Letjen Sarbini dan sis Giant untuk ke Jalan Ahmad Yani. Kendaraan tetap bisa lurus sampai lampu merah baru berbelok ke kiri Jalan Ahmad Yani untuk berputar di U-Turn Jembatan Pekayon lalu belok kiri ke Jalan Sisi Selatan Kalimalang atau pinggir MM.

Adanya perubahan itu membuat pengendara kebingungan.

Pantauan Wartakota, banyak pengendara yang salah mengambil jalur bahkan ada pengendara yang nyaris adu banteng karena salah belok.

"Saya engga tahu berubah begini rekayasanya. Jadi bingung gini, beda dengan yang disosialisasikan," ujar Jendi seorang pengendara.

Jendi berharap agar papan petunjung dipasang lebih jelas termasuk informasi terkait alur rekayasa lalu lintasnya.

"Papan petunjuknya kurang jelas, informasinya juga engga jelas. Bikin bingung pengendara. Jadi muter-muter gini," (MAZ).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved