Berita Video

VIDEO: Kondisi Bayi Kembar Siam di Bekasi yang Butuh Biaya Operasi Rp 1 Miliar

"Semua ditanggung KS makannya saya bersyukur banget semua dipermudah, enggak dipersulit," ujar Romi.

VIDEO: Kondisi Bayi Kembar Siam di Bekasi yang Butuh Biaya Operasi Rp 1 Miliar
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Romi Darma Rachim (35), saat menggendong bayi kembar siamnya bernama Ahmad Rahman Al Ayyubi dan Ahmad Rahim Al Ayyubi yang berusia 10 bulan. Tidak hanya kembar siam, namun bayi yang tinggal di Gang Pojok Jalan Bintara Jaya IV RT 14/09, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, ini memiliki organ hati dan jantung yang menyatu. 

Bayi kembar siam atau dempet yang diberi nama Ahmad Rahman Al Ayyubi dan Ahmad Rahim Al Ayyubi di Bekasi Segera mendapat operasi pemisahan.

Tak pernah terbayangkan dibenak pasangan suami-istri Romi Darma Rachim (35) dan Ika Mutia Sari (30) memiliki anak kembar dengan kondisi seperti itu

Ditemui Kompas.com di kediamannya Gang Pojok Jalan Bintara Jaya IV RT 14 RW 09, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Ika dengan tegar bercerita bahwa awalnya saat mengandung Rahman dan Rahim dirinya beserta suami senang karena mendapat kabar akan memiliki bayi kembar.

Namun ketika usia kandungan empat bulan, sang bidan yang memeriksa kandungan Ika bingung lantaran hasil pemeriksaan lewat alat Ultrasonigrafi (USG), tubuh kedua bayi seperti berdempet.

VIDEO: Bobroknya Kondisi Gedung Sekolah SDN 15 Kota Tangerang

Romi dan Ika pun disarankan untuk mengecek kandungan ke salah satu Klinik di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur yang memiliki alat USG 4 dimensi.

"Bidannya bilang "bu kok ini jantungnya ada dua kayak dekat gitu" saya bilang "kembar siam bukan?" Terus saya disuruh cek di USG 4 dimensi. Nah pas dicek di USG 4 dimensi di situ ketahuan kalau ini kembar siam karena mukanya seperti ciuman, jantung dan hatinya menyatu," kata Ika di kediamannya, Rabu (31/7/2019).

Mengetahui sang anak terlahir kembar siam saat usia kandungan empat bulan, Ika dan Romi hanya pasrah dan berharap kedua bayinya bisa selalu sehat.

Romi dan Ika ikhlas menghadapi cobaan yang diterimanya dari Tuhan yang maha kuasa. Mereka secara rutin berkunjung ke RSUD Kota Bekasi untuk jalani pemeriksaan kandungan.

Namun karena minimnya kelengkapan alat di sana, mereka disarankan pihak RSUD untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUP) Jakarta Timur.

Selama menjalani pemeriksaan kandungan, Romi dan Ika bersyukur karena seluruh biaya perawatan dan pemeriksaan ditanggung fasilitas Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK) milik Kota Bekasi yang dimilikinya.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved