Piala Indonesia

Terluka Kena Pecahan Kaca, Dokter Tim Persija Pastikan Performa Simic dan Ryuji Tak Terganggu

Skuat Persija Jakarta diserang dan dilempari batu oleh oknum suporter PSM pada saat setelah melakukan official training, Sabtu (27/7/2019) lalu

Terluka Kena Pecahan Kaca, Dokter Tim Persija Pastikan Performa Simic dan Ryuji Tak Terganggu
Wartakotalive.com/Gisesya Ranggawari
Dokter Tim Persija Jakarta, Dr. Donny Kurniawan. 

Skuat Persija Jakarta diserang dan dilempari batu oleh oknum suporter PSM pada saat setelah melakukan official training, Sabtu (27/7/2019) lalu di Stadion Andi Mattalata, Makassar jelang leg kedua final Piala Indonesia kontra PSM.

Satu messeur Aditya, serta dua pemain Persija, Marko Simic dan Ryuji Utomo ikut terluka akibat terkena serpihan kaca dalam insiden yang membuat pertandingan harus ditunda ke Selasa (6/8/2019) itu.

Aditya yang akrab disapa Bento mengalami luka di sebagian mata kanannya, sedangkan Simic luka di kaki, lalu Ryuji di bagian paha.

"Simic lebih tepatnya serpihan kaca saja ya. lukanya tidak begitu dalam. Kalau Ryuji di bagian paha agak panjang lukanya satu garis," ungkap Dokter Tim Persija, Dr. Donny Kurniawan kepada Warta Kota, Rabu (31/7/2019).

Kendati demikian, Dokter yang akrab disapa Docbro itu memastikan luka yang dialami kedua pemain Macan Kemayoran itu tidak akan mengganggu performa keduanya.

Dari pantauan Warta Kota, sejak Senin (29/7/2019 lalu Simic dan Ryuji sudah berlatih bersama skuad Persija lainnya dan tidak ada kendala apapun.

"Lecetnya tidak mengganggu performance ya. Mereka juga sudah berlatih seperti biasa," jelas Docbro lagi.

Sementara itu, Marko Simic mengaku sempat shock dan menderita setelah dilempari batu oleh oknum suporter lawan di Makassar.

Simic juga menyebut seharusnya kejadian seperti itu tidak boleh terjadi lagi di sepakbola profesional.

"Kami cukup kaget, sebelumnya kami sedang bercanda dan tiba-tiba banyak batu berdatangan dan membuat kaca jendela pecah," kata Simic kepada Warta Kota.

"Dan pecahan kaca itu melukai kaki saya, untung tidak parah. Ini tidak bisa terjadi di sepak bola profesional," sambungnya menjelaskan.

Bahkan Simic mengungkapkan keluarganya yang berada di Kroasia ikut khawatir dengan keadaannya saat mendengar kabar berita yang terjadi pada bus Persija di Makassar.

"Sebelum kalian semua menganggap ini sebuah candaan, saya tekankan ini kejadian yang serius.

"Ada banyak darah pada saat itu, bahkan membuat keluarga saya sangat khawatir," beber Simic. (M17)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved