Tanah Pengairan Disalahgunakan, Dulu Buat Perkebunan: Kini Banyak Dibangun Rumah

Bangun liar (bangli) di tanah pengairan bantaran Kali Busa atau Kali Bahagia Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi semakin menjamur.

Tanah Pengairan Disalahgunakan, Dulu Buat Perkebunan: Kini Banyak Dibangun Rumah
Warta Kota/Muhammad Azam
Bangun berada di tanah pengairan bantaran Kali Busa atau Kali Bahagia Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. 

Mawardi mengatakan, lahan pengairan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II, awalnya warga memilik izin menempati lokasi itu untuk menggarap tanah atau perkembunan.

Sementara Ardijo warga yang menempati di bantaran Kali Bahagia tersebut menyebut dirinya telah tinggal sejak 15 tahun yang lalu.

WARTA KOTA, BEKASI--- Bangun liar (bangli) di tanah pengairan bantaran Kali Busa atau Kali Bahagia Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi semakin menjamur.

Kini untuk di wilayah Kelurahan Bahagia tercatat ada 204 bangunan liar yang berdiri disepanjang kali tersebut.

Bangunan itu berdiri tanah pengairan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II dibawah Direktorat Jenderal Pengairan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Disetujuinya Pengajuan KPR Hunian DP 0 Rupiah di Tangan Bank DKI

"Dulunya kali itu sebagai kali pengairan untuk mengaliri air ke area persawahan. Tapi sekarang sudah berubah, karena area persawahannya sudah jarang," kata Mawardi, Sekretaris Kelurahan Bahagia, kepada Warta Kota, Selasa (30/7/2019).

Mawardi mengatakan, lahan pengairan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II, awalnya warga memilik izin menempati lokasi itu untuk menggarap tanah atau perkembunan.

"Tapi semakin ke sini justru banyak dibangun rumah," katanya.

Anies Ikutan Ambil Hunian DP 0 Persen Klapa Village

Untuk itu pembongkaran bangunan liar, kata Mawardi, menjadi catatan yang dibawa dalam forum rapat tingkat kecamatan hingga Kabupaten Bekasi.

"Kami sudah buat poin-poin penyelesaian sampah di Kali Bahagia itu. Harapan agar PJT II keluarkan surat pengamanan aset agar bisa dilakukan penertiban," kata Mawardi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved