Mendagri: Pemerintah akan Responsif atas Keluhan-Keluhan Masyarakat

Mendagri: Pemerintah akan Responsif atas Keluhan-Keluhan Masyarakat. Simak selengkapnya.

Mendagri: Pemerintah akan Responsif atas Keluhan-Keluhan Masyarakat
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Mendagri Tjahjo Kumolo membuka rapat kerja nasional “Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional” bersama TNI, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019). 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menekankan pentingnya Pemerintah yang Responsif sebagai wujud hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal itu diungkapkannya dalam Pertemuan Koordinasi Pembahasan Upaya Peningkatan Kepatuhan Penyelenggara Pelayanan Publik terhadap Tindak Lanjut Laporan Masyarakat yang di tangani Ombudsman RI, di Kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (30/07/2019).

"Intinya bahwa masyarakat itu menginginkan Pemerintah yang responsif, tetap merespon keluhan-keluhan yang disampaikan. Dimana elemen Pemerintah harus ada perbaikan secara terus-menerus. Sehingga masyarakat merasakan bahwa negara hadir dalam rangka menyelesaikan masalah yang ada, itu prinsipnya," kata Tjahjo.

Terima Sertifikat Halal MUI DKI, Pandiono dan Sahlan Apresiasi Kepedulian Bogasari

Daftar Artis yang Kemungkinan Disindir Agnez Mo Soal Posting Foto Naik Private Jet

Kemendagri selalu berupaya mengatur dan mengeluarkan regulasi yang dapat mempermudah hajat hidup masyarakat dan tidak menimbulkan keluhan di tengah masyarakat.

"Kemendagri melahirkan aturan-aturan dan melakukan pembinaan dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda) sehingga Perdanya itu bermanfaat bagi masyarakat di daerah," ungkapnya.

Sebagai bentuk respon terhadap keluhan masyarakat di daerah, Tjahjo menyebut hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri masih memonitoring hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Agar sesuai dengan Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) maupun Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah.

"Hasil Musrenbang kami di daerah masih berjalan dan masih berfokus menyelesaikan persoalan di daerah. Namun tetap mengacu pada RPJMN maupun RPJMD sebagai sinkronisasi di Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah," imbuhnya.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, 24 Sekolah di Kendal Tunjukan Hasil Program PINTAR

Polda Metro Pertimbangkan Jemput Paksa Ahmad Fanani, Tersangka Kasus Korupsi Dana Kemah

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved