Idul Adha

Larangan Kantong Plastik saat Kurban, Penjual Plastik: Kalau Mau Sekalian Tutup Pabriknya

Pemprov DKI Jakarta menerbitkan seruan gubernur terkait larangan menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus daging kurban.

Larangan Kantong Plastik saat Kurban, Penjual Plastik: Kalau Mau Sekalian Tutup Pabriknya
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Larangan Kantong Plastik saat Kurban 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

KRAMAT JATI, WARTAKOTALIVE.COM -- Pihak Pemprov DKI Jakarta menerbitkan seruan gubernur terkait larangan menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus daging kurban.

Menanggapi hal tersebut, seorang pedagang plastik di Pasar Kramat Jati, Anto (46), menyatakan diperlukan regulasi yang jelas agar upaya mengurangi sampah plastik bisa dilakukan secara menyeluruh.

"Jangan kantong plastik saja yang dilarang, kalau mau sih semua yang dari bahan plastik juga dilarang seperti bungkus kopi. Itu kan lebih parah, sulit terurai," ungkap Anto di lokasi, Rabu (31/7).

Upaya tersebut juga harus diselaraskan dengan cara mengontrol pabrik pembuatan plastik agar tak ada lagi kantong plastik sekali pakai yang beredar di pasar-pasar tradisional Jakarta.

"Tinggal pabriknya saja disuruh tutup. Kalau enggak ada yang jualan kan otomatis enggak ada yang beli," katanya.

Anto mengeluhkan peraturan pelarangan yang dinilainya belum cukup jelas hingga kini.

Padahal, kabar menenai pelarangan kantong plastik sudah terdengar di kalangan pedagang sejak awal tahun 2019.

"Sampai sekarang yang kami tahu hanya dengar-dengar saja.

"Dari agen sih juga sudah bilang kalau nanti ada larangan penggunaan kantong plastik. Cuma sampai sekarang masih boleh," ucap Anto.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved