Ibu Kota Pindah

Jokowi Pindahkan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan, Jusuf Kalla: Hati-hati

Wakil Presiden Jusuf Kalla lantas mengingatkan soal kebakaran hutan dan banyaknya lahan bekas tambang di Pulau Borneo itu.

Jokowi Pindahkan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan, Jusuf Kalla: Hati-hati
Biro Pers Setpres/Kris
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla beri pernyataan sebelum berangkat ke Osaka di Lanud Halim, Jakarta Timur, Kamis (27/6/malam). 

PRESIDEN Jokowi memastikan ibu kota baru Indonesia akan berada di Pulau Kalimantan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla lantas mengingatkan soal kebakaran hutan dan banyaknya lahan bekas tambang di Pulau Borneo itu.

Namun, ia memastikan pemerintah telah meneliti dan mengkaji lebih dahulu lokasi ibu kota baru itu.

Jokowi Pastikan Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan, Bulan Depan Provinsinya Diumumkan

"Harus hati-hati juga, kalau di Kalimantan lahan gambut banyak bisa terbakar," ujarnya, ditemui di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2019).

"Di Kalimantan Timur banyak bekas lubang tambang. Jadi semua harus dipilih dengan benar," sambungnya.

Menurut JK, pertimbangan dipindahkannya ibu kota ke pulau berjuluk paru-paru dunia itu, lantaran lahan yang memadai, bukan persoalan letak Kalimantan yamg berada di tengah Indonesia.

Ini Empat Gugatan Praperadilan yang Bakal Kembali Diajukan Kivlan Zen

"Kalau di Jawa mendapat lahan besar kan sudah tidak ada lagi. Tanahnya luas dan berada agak di tengah, kalau yang di tengah-tengah itu Mamuju," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan ibu kota Indonesia bakal pindah ke Kalimantan.

Hal ini ditegaskan Jokowi saat hari kedua ‎kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019), tepatnya di The Kaldera Nomadic Escape.

"Ya kan memang dari dulu saya sampaikan, pindah ke Kalimantan."

 TAK MENYERAH! Kivlan Zen Bakal Ajukan Praperadilan Lagi, Kali Ini Empat Gugatan Sekaligus

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved