Breaking News:

INFO PEMPROV JATENG

Cerita Gubernur Ganjar Hapus Praktik Jual Beli Jabatan

Ganjar mencari cara mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi. Salah satu terobosan yang dilakukan Ganjar adalah dengan lelang jabatan.

Editor: Ichwan Chasani
Dok Humas Pemprov Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo berbicara di acara Seminar Nasional "Politik Kenegaraan Berbasis Pengabdian" di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Selasa (30/7). 

SEMARANG - Praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan kembali disorot publik akhir-akhir ini. Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kudus, M Tamzil jadi pemicu isu itu kembali muncul. 

Jauh sebelum Tamzil, praktik jual beli jabatan juga sudah menyeret sejumlah kepala daerah di negeri ini ke jeruji besi. Sayangnya, tertangkapnya sejumlah pejabat terkait jual beli jabatan ini tidak membuat jera pejabat lainnya.   

Lalu bagaimana dengan Jawa Tengah? Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, praktik jual beli jabatan juga pernah terjadi di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dari informasi yang berkembang saat awal ia menjabat, praktik itu menjadi hal yang lumrah dilakukan.

"Dulu awal saya masuk ke sini (Pemprov Jateng), isu tentang praktik jual beli jabatan itu masih santer terdengar. Informasinya, siapa yang dekat dengan pejabat dan punya uang, maka mereka pasti menduduki jabatan strategis,” kata Ganjar kemarin.

Bahkan, Ganjar menemui sendiri praktik jual beli jabatan itu tumbuh subur di Jateng, saat itu. Pernah ada cerita, seorang pejabat yang mengaku tim suksesnya, menekan pihak lain untuk memasukkan orang kepercayaannya ke dalam pemerintahan. Ada pula oknum anggota Satpol PP yang menjadi calo, dengan menjanjikan dapat memasukkan orang ke lingkungan Pemprov Jateng.

“Saat itu saya cari orang-orang ini. Setelah ketemu dan terkonfirmasi bahwa mereka melakukan pelanggaran, langsung saya pecat,” tegasnya.

Lelang Jabatan

Sadar akan praktik tidak sehat itu, Ganjar kemudian mencari cara untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi. Salah satu terobosan yang dilakukan Ganjar adalah dengan lelang jabatan.

Lelang jabatan yang dilakukan Ganjar menjadi cara ampuh memotong mata rantai praktik jual beli jabatan yang selama ini berlangsung. Dengan proses yang transparan dan membuka pintu pengawasan selebarnya kepada publik, praktik suap menyuap untuk memperoleh jabatan menjadi tertutup.

“Dengan proses lelang jabatan itu, praktik jual beli jabatan saya babat habis. Saat ini, praktik semacam ini saya katakan sudah tidak ada. Orang-orang yang melakukan itu sudah tiarap semuanya," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved