Selasa, 28 April 2026

Paskibraka

WOW, Remaja 17 Tahun Ini Terpilih Jadi Lurah Desa Bahagia

Seorang remaja yang masih berusia 17 tahun bernama Rafi Ahmad Falah terpilih menjadi Lurah di Desa Bahagia.

Penulis: Rangga Baskoro |
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Rafi Ahmad Falah (kiri) terpilih menjadi Lurah di Desa Bahagia, PP-PON Cibubur, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

CIBUBUR, WARTAKOTALIVE.COM -- Seorang remaja yang masih berusia 17 tahun bernama Rafi Ahmad Falah terpilih menjadi Lurah di Desa Bahagia.

Namun, bukanlah lurah yang memiliki kewenangan menangani kondisi kewilayahan di lingkungan sekitarnya.

Desa Bahagia pun juga bukan bagian dari wilayah kecamatan maupun provinsi mana pun.

Rafi merupakan lurah yang memimpin 33 siswa laki-laki Anggota Paskibraka Nasional 2019 saat dikarantina di PP-PON Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

"Seperti kalau di kelas itu ketua kelas. Di sini kan namanya Desa Bahagia jadi disebutnya pak Lurah, tapi saya lebih suka dipanggil Rafi," kata Rafi di lokasi, Jakarta Timur, Selasa (30/7).

Dia bertugas menyampaikan segala intruksi dari pelatih dan pembina kepada 33 anggota laki-laki ke Paskibraka Nasional 2019 perwakilan dari 34 provinsi seluruh Indonesia.

Selain dirinya, Rafi menuturkan ada Lurah lain bagi anggota perempuan Paskibraka Nasional 2019 dengan beban tugas yang sama.

"Lebih ke mengkoordinasi teman-teman laki-laki. Jadi arahan pembina enggak langsung ke teman-teman, saya yang sampaikan nantinya, atau ke bu Lurah.

"Bisa mempermudah tugas pembina dan pelatih. Bu Lurah itu bukan istri saya ya, hanya sebutannya saja," seloroh remaja perwakilan dari Provinsi Banten ini.

Dia jadi Lurah Desa Bahagia setelah terpilih melalui sistem pemilihan saat para anggota Paskibraka Nasional 2019 tiba di PP PON Cibubur 25 Juli 2019 lalu.

Rafi sendiri mengaku tak kagok dengan jabatannya karena dalam Pramuka yang juga diikutinya juga dikenal istilah Lurah.

"Dipilih kayak kampanye, waktu pemilihan dapat sekitar 20 an dari 68 suara.

"Sepertinya tradisi ya. Dari teman-teman itu terkadang inisiatif biar ada pemimpinnya," tuturnya.

Karantina dan latihan anggota Paskibraka Nasional 2019 guna mempersiapkan kemampuan dan mental sebagai pasukan pengibar bendera pada 17 Agustus di Istana Negara nanti.

Masing-masing dari mereka mewakili 34 Provinsi dan telah lolos seleksi mengalahkan kandidat Paskibraka lain di tempat asalnya. (abs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved