Berita Bekasi

SDN di Bekasi Pernah Usulkan Rambu Zona Selamat Sekolah

Petugas keamanan di SDN III Jakasampurna dan SDN I Kranji, sempat mengusulkan kepada dinas terkait untuk memasang rambu zona selamat sekolah (Zoss)

SDN di Bekasi Pernah Usulkan Rambu Zona Selamat Sekolah
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Suasana jalan di depan SDN I Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi di Jalan Raya Pemuda, Kelurahan Kranji, pada Selasa (30/7/2019). Dinas Perhubungan Kota Bekasi belum memasang zona selamat sekolah (Zoss) di sekolah setempat. 

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Pihak petugas keamanan di SDN III Jakasampurna dan SDN I Kranji, di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi mengungkapkan pihak sekolah sempat mengusulkan kepada dinas terkait untuk memasang rambu zona selamat sekolah (Zoss) di depan gerbang.

Akan tetapi, usulan tersebut belum terealisasi sehingga mereka tetap membantu para murid SDN menyebrang di jalan raya.

"Waktu itu sekolah lewat Dinas Pendidikan sudah mengusulkan ke Dinas Perhubungan, tapi belum dipasang.

"Justru malah SDN X Jakasampurna yang lebih dulu dipasang," kata Maulana (32) petugas keamanan SDN I Kranji, pada Selasa (30/7/2019).

Maulana mengatakan, selama ini belum pernah ada kecelakaan yang sampai merenggut nyawa para murid meski potensi kecelakaan tetap ada.

Kata dia, banyak murid terutama anak laki-laki yang menyebrang tanpa memperhatikan aba-aba yang diberikan Maulana kepada mereka.

"Saya sudah bilang nyebrang di jalan rayanya bareng-bareng biar aman, eh ada aja beberapa anak yang nekat nyebrang lari. Untungnya tidak sampai kecelakaan," ujarnya.

Sedangkan Hendro (53) petugas keamanan SDN III Jakasampurna mengaku pernah tersenggol stang kemudi pengendara motor saat membantu murid menyebrang di jalan raya.

Namun saat itu, Hendro tidak mengalami luka meski tubuhnya sempat terjatuh.

"Cuma ibu-ibu teriak aja, untungnya sih nggak sampai luka.

"Saya juga bersyukur anak-anak selama saya kawal sejak 2012 tidak pernah ada yang ketabrak kendaraan," ungkap Hendro.

Meski telah dibantu oleh petugas keamanan sekolah, namun Hendro berharap agar dinas terkait bisa memasang rambu Zoss.

Selama ini, kata dia, dinas terkait hanya memasang zebra cross saja di depan gerbang sekolah.

"Itupun catnya sudah pudar, keberadaan zona selamat sekolah tentu sangat membantu kami untuk menyebrangkan murid di jalan raya," katanya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved