FAKTA-FAKTA Ibu Buang Bayi di Teluk Gong: Anak Susah Buang Air Kecil, Gaji Suami Rp 90 Ribu Sehari

PEMBUANG bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya terungkap.

FAKTA-FAKTA Ibu Buang Bayi di Teluk Gong: Anak Susah Buang Air Kecil, Gaji Suami Rp 90 Ribu Sehari
Istimewa
Pelaku pembuang bayi laki-laki terekam kamera pemantau CCTV. 

Terkait kesehatan, kondisi bayi tersebut dinyatakan masih sangat baik.

Namun, ketika pertama kali dibawa ke Puskesmas, di tangan dan kakinya tampak bercak merah yang diduga akibat gigitan semut.

Ini Alasan Prabowo Subianto Tunjuk Dahnil Anzar Simanjuntak Jadi Juru Bicara

“Itu karena kan ditaruh di tanah, di jalan, kemungkinan ada semut.:

"Itu bentol-bentol semut biasa,” kata Sidartawan, Senin (29/7/2019).

Bayi malang itu langsung mendapat perawatan di Ruang Bersalin setibanya di Puskesmas.

Ini Alasan Prabowo Subianto Tunjuk Dahnil Anzar Simanjuntak Jadi Juru Bicara

Perawat jiga sempat memandikan, membersihkan, serta memberi makan bayi tersebut.

“Setelah kita periksa di UGD, (bayi) dalam kondisi baik dan sehat. Lalu dari pihak kepolisian suruh titip ke RB (Ruang Bersalin),” papar Sidartawan.

Ada pun bayi laki-laki malang itu mempunyai ciri-ciri tanda lahir berupa bercak hitam di telapak kaki kanannya.

Tak Menangis

Seorang warga, Sihab Mahajaya (22) mengatakan, penemuan bayi itu berawal ketika mereka melihat ada sesuatu yang mencurigakan di depan sebuah rumah sekira pukul 10.00 WIB.

Alangkah terkejutnya ketika didekati, ternyata seorang bayi laki-laki yang masih hidup.

Saat ditemukan, bayi tersebut mengenakan baju dan celana berwarna kuning serta topi berwarna biru.

Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Turun Kelas

“Iya benar, tadi ada penemuan bayi laki-laki. Yang ngelihat orang lewat, kondisinya lagi geletak gitu aja, tengkurap, enggak nangis, diem aja,” ucapnya, Senin (29/7/2019).

Sihab mengatakan, kondisi jalanan di permukiman itu memang sepi.

Warga sekitar pun tidak menyangka ada orang yang tega membuang bayi di sekitar lokasi.

Djoko Santoso Berharap Kivlan Zen Bebas, karena Kompetisinya Sudah Selesai

“Memang di sini sepi, apalagi jam segitu kan orang lagi pada kerja,” ungkapnya.

Bayi malang tersebut kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Kecamatan Penjaringan guna ditangani lebih lanjut. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved