Berita Banten

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Anak Gubernur Banten Bahtah Terseret Kasus Korupsi

Anak Gubernur Banten Wahidin Halim namanya mencuat setelah Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik melaporkan Fadhlin ke Bareskrim

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Anak Gubernur Banten Bahtah Terseret Kasus Korupsi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Asep Abdullah sebagai kuasa hukum dari Mohammad Fadhlin Akbar putera Gubernur Banten Wahidin Halim. 

Nama Mohammad Fadhlin Akbar begitu memanas dalam waktu beberapa hari ini.

Anak Gubernur Banten Wahidin Halim tersebut namanya mencuat setelah Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) Suhada melaporkan Fadhlin ke Bareskrim Mabes Polri atas kasus tindak pidana korupsi.

Fadhlin melalui kuasa hukumnya yakni Asep Abdullah membantah keras terkait tudingan tersebut.

Asep menyebut bahwa putra Gubernur Banten ini tak terlibat atas kasus laporan itu mengenai perkara korupsi pada beberapa proyek di Dinas Pendidikan, Dinas PUPR serta Dinas Perumahan dan Pemukiman Pemprov Banten.

"Kami menyampaikan dengan tegas bantahan terhadap tuduhan yang menyatakan klien kami terlibat dalam kasus korupsi," ujar Asep kepada Warta Kota, Selasa (30/7/2019).

 Suami Selingkuh dengan Janda Kaya Raya dan Rela Dimadu, Simak Kondisi Terkini Artis FTV Nadya Almira

 Guru Honorer dan Siswi SMA Jalin Cinta Terlarang Hingga Foto Syurnya Tersebar, Ini Penjelasan Polisi

 Dulu Minta Jatah ke Suami Delapan Kali Sehari, Kini Barbie Kumalasari Sebut Pegangan Tangan Cukup

Ia menyatakan tuduhan tersebut tidak relevan. Serta tidak berdasarkan fakta.

"Ini merupakan fitnah yang telah mencemarkan nama baik dan kehormatan klien kami," ucapnya.

Asep menerangkan bahwa Fadhlin tidak mempunyai keterkaitan apa pun dalam roda pemerintahan di Provinsi Banten sejak ayahnya dilantik menjadi Gubernur pada medio 2017 dan sampai saat ini.

Terlebih pada proyek-proyek arau tender di ruang lingkup Pemprov Banten.

"Faktanya posisi hukum klien kami tidak pernah terlibat atau melibatkan diri baik berindak sebagai pengusaha pelaksana proyek atau itu pemborong," kata Asep.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved