Piala Indonesia

CEO Persija: Penundaan Final Piala Indonesia Hasil Diskusi PSSI bersama Persija, PSM, dan Kepolisian

Pertandingan tunda leg kedua final Piala Indonesia antara PSM Makassar kontra Persija Jakarta resmi akan digelar pada Selasa (6/8/2019)

CEO Persija: Penundaan Final Piala Indonesia Hasil Diskusi PSSI bersama Persija, PSM, dan Kepolisian
Warta Kota/Gisesya Ranggawari
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, Selasa (30/7/2019) di Kantor Persija, Taman Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan terkait kronologi insiden penyerangan oknum suporter PSM Makassar kepada skuad Persija. 

Pertandingan tunda leg kedua final Piala Indonesia antara PSM Makassar kontra Persija Jakarta resmi akan digelar pada Selasa (6/8/2019) nanti di Stadion Andi Matalatta, Mattoanging, Makassar.

Sebelumnya PSSI memutuskan untuk menunda laga yang sejatinya digelar pada Minggu (28/7/2019) lalu karena alasan keamanan.

"Atas dasar pertimbangan keamanan dan kenyamanan, laga final kedua Kratingdaeng Piala Indonesia kami tunda,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Lantaran pada official training skuad Persija mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan dari oknum supporter tuan rumah.

Bus yang membawa Ismed Sofyan dan kawan-kawan dilempari batu saat hendak menuju ke Stadion Andi Matalatta pada Sabtu (27/7/2019) sore dan menelan tiga korban akibat serpihan pecahan kaca.

Kemudian lewat surat nomor 2711/AGB/537/VII-2017 per hari Senin (29/7/2019) ini PSSI memutuskan laga akan digelar hari Selasa pukul 15.30 WITA di lokasi yang sama di Stadion Andi Matalatta, Makassar.

Rekomendasi PSSI untuk Laga Tunda PSM vs Persija 6 Agustus 2019, Area Kedatangan Tim Wajib Steril

CEO Persija Jakarta Tegaskan Siap Main Dimanapun dan Kapanpun Melawan PSM Makassar

Beberkan Kronologi Teror kepada Pemainnya di Makassar, CEO Persija Jakarta: Panpel PSM Tidak Becus

Namun, beredar kabar dan opini bahwa justru Persija yang pulang lebih dulu sebelum keputusan PSSI, dan seharusnya mendapat hukuman WO.

Terkait hal itu, CEO Persija, Ferry Paulus dengan tegas membantah, justru menurutnya keputusan penundaan jadwal merupakan hasil diskusi dari semua pihak termasuk pihak PSM dan Kepolisian.

"Jadi gini, kira-kira jam 1 siang kami kumpul menyepakati antara pihak PSM, Panpel, Kepolisian dan Persija, bahwa kami tidak siap dengan kondisi yang tidak ideal dan itu disepakati oleh PSSI," tegas Ferry kepada Warta Kota, Selasa (30/7/2019).

"Setelah kesepakatan itu yang difasilitasi oleh PSSI yang diwakili Sekjen, maka kami langsung ke bandara. Jadi tidak ada itu kami pulang duluan ke bandara, keputusan itu keputusan bersama," ucap Ferry lagi.

Halaman
12
Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved