Anies Ikutan Ambil Hunian DP 0 Persen Klapa Village
Masyarakat berbondong-bondong mendatangi Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur, sejak Sabtu (27/7/2019).
Penulis: Rangga Baskoro |
Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) ini mendapatkan undangan resmi dari Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, untuk melakukan proses verifikasi.
WARTA KOTA, DUREN SAWIT--- Masyarakat berbondong-bondong mendatangi Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur, sejak Sabtu (27/7/2019).
Mereka datang ke sana guna mengikuti proses peminatan rumah dan pengajuan permohonan kredit pemilikan rumah (KPR).
Satu di antara sekian banyak masyarakat yang ikut mendaftar yakni Anies Fauzi (40).
• Daftar Barang Milik Hotel yang Boleh dan Tidak Boleh Dibawa Pulang
Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) ini mendapatkan undangan resmi dari Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, untuk melakukan proses verifikasi.
"Ada undangan datang ke rumah hari Sabtu, dua minggu lalu. Katanya kami diminta untuk melengkapi data pengajuan KPR. Di surat itu juga ada apa saja persyaratan yang harus di bawa," kata Anies di lokasi, Selasa (30/7/2019).
Padahal, Anies sempat pesimis terpilih lantaran ia tak kunjungi dikabari sejak pengajuan pada Februari tahun lalu.
• Cara Aneh dan Unik Selebriti Korea untuk Merawat Kulit
"Lama banget dikabarinya. Setahun lebih itu. Makanya saya agak enggak percaya pas surat datang, ini bener apa enggak. Setelah di cek, Alhamdulillah bener," kata pria yang berdomisili di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat itu.
Anies bersama istrinya Suprapti (39) dibanjiri pertanyaan dari teman-temannya ketika surat undangan tersebut dikirim ke rumahnya.
Terlebih lagi, banyak masyarakat yang juga berminat mendaftar, namun tak lolos verifikasi.
• Nunggak Bayar Cicilan Fintech, Tagihan Jadi Rp 75 Juta: Pinjaman Awal Rp 5 Juta
"Saya juga enggak tahu kok bisa kepilih, padahal saya hanya melengkapi persyaratan saja pas daftar di kantor wali kota, fotokopi KTP suami dan istri, terus isi formulir, belum ada diminta slip gaji dan segala macam," kata Anies.
Dari tiga macam pilihan unit, Anies berencana untuk memilih tipe dua kamar seharga Rp 335.412.000 dengan cicilan sekira Rp 2.200.000 per bulan, dalam jangka waktu selama 20 tahun.
"Saya baru lihat huniannya di medsos saja sih. Bagus loh itu unitnya. Murah lagi harganya. Kebetulan kan istri saya juga kerja jadi pengurus RPTRA. Ya, semoga lolos proses verifikasi deh," katanya.
• Cari Kerajinan Rotan Tidak Perlu ke Cirebon, Bisa Lihat di kawasan GOR Grogol, Jakarta Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/proses-verifikasi-data_kkmmm.jpg)