Pembunuhan

Pembunuh Istri Pendeta Terlilit Utang Rp 23 Juta, Kedua Kakinya Ditembak karena Melawan

Pembunuh Istri Pendeta Bermotif Tak Sanggup Bayar Utang, Kedua Kaki Ditembak karena Melawan Polisi

Pembunuh Istri Pendeta Terlilit Utang Rp 23 Juta, Kedua Kakinya Ditembak karena Melawan
TRIBUN MEDAN/Polsek Sunggal
Pembunuh Istri Pendeta Terlilit Utang Rp 23 Juta, Kedua Kakinya Ditembak karena Melawan. 

Motif pembunuhan istri pendeta, Erawati boru Siagian (56) (sebelumnya ditulis Herawati Siagian) di rumah kontrakannya, di Jalan Abadi No 50 A, Tanjung Rejo, Medan Sunggal, terkait masalah utang-piutang.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting, mengatakan bahwa motif pelaku membunuh istri pendeta karena masalah utang-piutang.

"Pelaku inisial DM (40). Jadi motif pelaku membunuh korban karena utang-piutang," kata Syarif via telepon seluler, Senin (29/7/2019)

"Korban ini rentenir, dia ngasih-ngasih pinjam uang sama orang dan berbunga.

Pelaku ada meminjam uang sekitar Rp 40 juta dan sisa tinggal Rp 23 juta," sambungnya.

Informasi dari kepolisian tersangka adalah Dimas Satria Agung (DM)

Syarif menuturkan, karena sisa utang tak kunjung dibayar sama pelaku, korban lalu mengancam pelaku  akan memberitahukan kepada mertuanya bahwa dia (pelaku) memiliki utang.

"Nanti aku laporkan sama mertuamu kalau tak kau bayar utangmu ini," ucap Syarif saat menirukan perkataan korban yang disampaikan kepada pelaku saat kejadian.

Lantaran akan diberitahukan, pelaku ketakutan dan mereka akhirnya bertengkar mulut.

Saat kejadian mereka hanya berdua di dalam rumah, persisnya di dapur.

Halaman
1234
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved