Piala Indonesia

Marko Simic Ungkap Situasi Mencekam Saat Bus Persija Dilempari Batu oleh Oknum Suporter PSM Makassar

Marko Simic yang terluka di bagian kakinya sedikit bercerita tentang situasi mencekam yang dialaminya saat bus pemain Persija dilempari batu.

Marko Simic Ungkap Situasi Mencekam Saat Bus Persija Dilempari Batu oleh Oknum Suporter PSM Makassar
Wartakotalive.com/Gisesya Ranggawari
Striker Persija Jakarta, Marko Simic setelah berlatih bersama tim di Lapangan TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019). 

Skuad Persija Jakarta diserang dan dilempari batu pada saat official training, Sabtu (27/7/2019) lalu di Stadion Andi Mattalata, Makassar jelang leg kedua final Piala Indonesia.

Pelemparan batu yang mengakibatkan kaca jendela bus yang membawa pemain Persija itu sempat melukai tiga orang, yaitu messeur Aditya, bek Ryuji Utomo dan striker Marko Simic.

Setelah insiden itu, PSSI memutuskan untuk menunda pertandingan dan dipindah ke Selasa (29/7/2019) pekan depan masih di Stadion Andi Matalatta.

Marko Simic yang terluka di bagian kakinya sedikit bercerita tentang situasi mencekam yang dialaminya saat bus pemain Persija dilempari batu.

"Kami banyak menderita. Sebelumnya kami sedang bercanda dan tiba-tiba banyak batu berdatangan dan membuat kaca jendela pecah," ungkap Simic kepada Warta Kota, Senin (29/7/2019).

"Dan pecahan kaca itu melukai kaki saya, untung tidak parah. Ini tidak biasa terjadi di sepak bola profesional," ujarnya.

Sedang Berlangsung Live Streaming Persela Lamongan Vs Borneo FC, Tuan Rumah Tertinggal 0-1

Live Streaming Liga 1 2019 Persela Lamongan Vs Borneo FC Senin Malam Ini, Live di Indosiar

PSSI Putusankan Laga Tunda PSM vs Persija Tetap di Makassar, Persija Siap Main di Mana Saja

Bahkan Simic mengungkapkan keluarganya yang berada di Kroasia ikut khawatir dengan keadaannya saat mendengar kabar berita yang terjadi pada bus Persija di Makassar.

"Sebelum kalian semua menganggap ini sebuah candaan, saya tekankan ini kejadian yang serius. Ada banyak darah pada saat itu, bahkan membuat keluarga saya sangat khawatir," beber Simic.

Namun di sisi lain, Simic memberikan apresiasinya kepada PSSI yang sudah bergerak cepat membatalkan pertandingan Minggu kemarin setelah adanya insiden pelemparan batu itu.

"Situasi ini tidak aman jadi keputusan main dan tidaknya pemain hanya mengikuti manajemen. dan federasi juga saya pikir membuat keputusan yang bagus tentang situasi ini," tutur Simic.

Dalam final Piala Indonesia dengan sistem dua leg ini, Persija sendiri sejatinya sudah unggul agregat 1-0 hasil dari kemenangan pada leg pertama yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan pekan lalu. (M17)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved