Breaking News:

Bisnis Anjing Pemburu Babi Hutan Dikirim ke Sumatera, Harga Seekor Bisa Mencapai Rp 15 Juta

Dikumpulkan dari para peternak anjing setelah terkumpul sedikitnya 50 ekor dan diangkut dalam satu mobil maka langsung dikirim ke Sumatera

Tribunjabar.id/Deddi Rustandi
Bisnis anjing pemburu di Sumedang bisa beromzet miliaran per bulan. Satu ekor bisa dijual Rp 15 juta. 

Gonggongan suara anjing pemburu terus menyalak dari sebuah mobil bak terbuka yang dirancang khusus menjadi kandang‑kandang anjing.

Mobil itu sedang berhenti di Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP) Pemkab Sumedang di Jalan 11 April Tegalkalong, Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Selatan.

Hampir setiap minggu, satu mobil pengangut anjing pemburu datang ke Klinik Kesehatan Hewan DPP.

Puluhan Penghuni Apartemen Kemang View Bekasi Geruduk Polres

Pemkot Bekasi Bakal Tanggung Penanganan Bayi Kembar Siam Meski Biayanya Hingga Rp 1 Miliar

Live Streaming Persela Lamongan Vs Borneo FC, Alex Goncalves Sumbang 2 Gol untuk Persela

Di mobil itu ada sebanyak 53 ekor anjing pemburu di dalam kerangkeng besi.

Anjing ini ternyata anjing khusus pemburu yang dipakai untuk berburu babi hutan.

Anjing‑anjing yang siap dikirim ke Sumatera ini harus disuntik dulu vaksin anti rabies dan vaksin lainnya.

"Sebelum dikirim ke Sumatera, anjing‑anjing ini harus divaksin dulu. Kalau tak disuntik tak akan lolos di balai karantina hewan," kata Iwan Karto (45) salah seorang pengepul, peternak anjing dan juga pemburu asal Cilopang Hilir, Desa Cilopang, Kecamatan Situraja.

VIDEO : Berita Kali Busa Penuh Sampah Viral, STaf Menko Maritim Langsung Tinjau Lokasi

Ia mengaku sedikitnya 50 ekor anjing dikirim ke Sumatera dari Sumedang dalam satu minggu.

"Anjing‑anjing itu dikumpulkan dari para peternak anjing setelah terkumpul sedikitnya 50 ekor dan diangkut dalam satu mobil maka langsung dikirim ke Sumatera," katanya.

Dalam sebulan bisa 200 an ekor anjing dikirim ke Sumatera.

Cinta Laura Sebut Wanita Harus Berani Lapor Jika Alami Kekerasan

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved