Perangkat Suara Untuk Para Youtuber Ini Banyak Dicari

Para YouTuber butuh perangkat yang tidak perlu studio khusus tapi di rumah, namun hasilnya sudah bagus.

Perangkat  Suara Untuk Para Youtuber Ini Banyak Dicari
Warta Kota
Inilah perangkat yang disukai para YouTuber 

WARTAKOTALIVE.COM, PETOJO

Bila sebelumnya YouTuber hanya sekedar hobi saja, namun ternyata menjadi ladang pekerjaan yang menggiurkan.

YouTuber Atta Halilintar konon mendapat penghasilan dari ratusan juta hingga Rp 5 miliar tiap bulan!. 

Terutama para anak muda kemudian benar-benar melakoni pekerjaan ini secara serius, dengan membuat konten yang berbeda-beda dan semenarik mungkin.

YouTuber merupakan istilah bagi seseorang yang membuat konten video  kreatif di channel You Tube secara konsisten.

Agar mendapat penghasilan, YouTuber dituntut mendapatkan viewers (yang melihat tayangan tersebut) serta subscribes sebanyak-banyaknya. Untuk itulah video harus semenarik mungkin.

Untuk membuat konten yang menarik, diperlukan perangkat yang mumpuni. Salah satunya audio

Baru saja diluncurkan, speaker monitor JBL Tipe studio 104 sudah banyak dicari para YouTuber. Dengan harga Rp2,8 juta membuat suara yang direkam dalam video konten menjadi lebih baik.

"Para YouTuber butuh perangkat yang tidak perlu studio khusus tapi di rumah, namun hasilnya sudah bagus. Terutama alat recording yang harganya dibawah 3 juta sangat dicari para YouTuber. Bila ingin lebih lengkap ada mixernya serta  softwarenya sekitar Rp8 juta," kata Direktur Penjualan IMS Indonesia James Eric Pribadi di acara  penunjukan IMS Indonesia sebagai distributor resmi Indonesia untuk AKG, BSS, Crown, DBX, Lexicon, JBL Professional dan Soundcraft, Kamis (24/7/2019).

Ia menjelaskan pasarnya terus tumbuh, sampai akhir tahun targetnya tumbuh 20-30 persen.

Secara umum, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang kuat untuk solusi audio profesional. Permintaan masyarakat ini dipenuhi lewat toko yang saat ini mencapai 48 toko dan sampai akhir tahun ditargetkan mencapai 60 serta 6 cabang di seluruh Indonesia. Selain itu dipenuhi juga lewat online.

Namun, ceruk online baru 5 persen yang digarap. Pasalnya banyak item dari produk ini yang berat (lebih dari 20 kg) yang membuat angkutan udara tidak mau mengangkutnya. 

"Padahal pangsa lewat online banyak dari daerah-daerah. Tapi kita kesulitan untuk pengiriman karena barangnya yang besar serta ada magnet yang membuat pesawat tidak mau mengangkutnya. Sehingga permintaan ini kemudian dilayani dari toko terdekat," katanya.

Selain para YouTuber, produk dari IMS ini juga menyasar retail terutama bidang bisnis (hotel dan rumah sakit), retail serta bioskop serta masjid dan lainnya.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Ichwan Chasani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved