Penembakan

Foto dan Pesan Terakhir Bripka Rachmat Effendy Sebelum Ditembak 7 Kali oleh Brigadir Rangga Tianto

Simak isi pesan terakhir Bripka Rachmat Effendy, sebelum tewas ditembak mati Brigadir Rangga Tianto di SPK Polsek Cimanggis, Kota Depok.

Foto dan Pesan Terakhir Bripka Rachmat Effendy Sebelum Ditembak 7 Kali oleh Brigadir Rangga Tianto
ISTIMEWA
Bripka Rachmat Effendy (kiri) dan Brigadir Rangga Tianto 

"Jadi beberapa saat sebelum kejadian ditembak, Bripka Rachmat sempat posting foto amankan pelaku tawuran dan foto celurit yang disita," kata Sumardji.

Unggahan Bripka Rachmat selalu disambut dengan komentat positif dan salut terhadap Rachmat yang sangat antusias mengamankan warga dan masyarakat di wilayahnya.

"Bukan sekali ini dia posting giat sebagai Ketua Pokdar.

Mau Lebih Tampan, Andika eks Kangen Band Habiskan Belasan Juta Rupiah

Hadapi Era Digital dan Milenial, Pengusaha Dituntut Beradaptasi Supaya Tidak Ketinggalan Zaman

Ketimbang Narkoba, Andika eks Kangen Band Pilih Kecanduan Salon Kecantikan

Cukup sering juga. Makanya kita salut sama almarhum yang rela setelah pulang kantor malamnya aktid jadi angggota Pokdar monitor wilayahnya," kata Sumardji.

Namun, nyatanya, kata Sumardji, tak disangka, karena giat yang diunggahnya itulah, Bripka Rachmat ditembak Brigadir Rangga, personel dari Baharkam Polri, di SPK Polsek Cimanggis, Kamis malam.

Menurut Sumardji, Bripka Rachmat dikenal sebagai sosok yang memilIIiki integritas tinggi dalam melayani, mengayomi dan membina masyarakat.

Sumardji yang merupakan atasan langsung Bripka Rachmat, menilai selama bertugas di Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai staf bagian penomoran kendaraan, tak ada hal negatif atau catatan buruk yang dilakukan Bripka Rachmat.

Keluarga berada di samping peti jenazah Alm Bripka Rahmat Effendy di Rumah Duka Tapos, Depok, Jawa Barat, Jumat (26/7/2019). Bripka Rahmat Effendy tewas setelah ditembak sesama anggota polisi Bripda RT di Polsek Cimanggis Depok. ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adha/wpa/pras. (ASPRILLA DWI ADHA)

"Jadi saya tahu benar keseharian dia, karena saya atasannya langsung. Rachmat ini punya rasa tanggung jawab besar dan disiplin dalam bekerja. Dia punya integritas tinggi dalam pekerjaannya.

Dikasih pekerjaan apapun pasti selesai. Ibadah dan sholatnya juga bagus. Karena Rachmat ini kan lama di Brimob. Dia bertugas di Ditlantas baru sekitar sejak 2015, lalu" kata Sumardji saat berbincang dengan Warta Kota, Jumat (26/7/2019).

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved