Piala Indonesia

Maman Abdurrahman dan Ramdani Lestaluhu Siap Tempur Lawan PSM di Final Piala Indonesia

Bek senior Maman Abdurrahman yang cedera lutut di leg pertama dan Ramdani Lestaluhu yang cedera patah tulang dua bulan lalu kini sudah siap tempur.

Maman Abdurrahman dan Ramdani Lestaluhu Siap Tempur Lawan PSM di Final Piala Indonesia
Persija.id
Gelandang serang Persija Ramdani Lestaluhu. 

Bek senior Maman Abdurrahman yang cedera lutut di leg pertama dan Ramdani Lestaluhu yang cedera patah tulang dua bulan lalu kini sudah siap tempur saat PSM Makassar menjamu Persija di leg kedua final Piala Indonesia 2018.

Persija Jakarta akan melakoni laga leg kedua final Piala Indonesia menghadapi PSM Makassar, Minggu (28/7/2019) besok di Stadion Andi Mattalata, Mattoanging, Makassar.

Persija Jakarta datang dengan membawa hasil kemenangan 1-0 pada leg perdana di kandang sendiri pada pekan lalu.

Selain itu, tim Macan Kemayoran juga sudah mendapat amunisi tambahan setelah dua pemain andalannya dipastikan siap kembali bermain setelah absen karena cedera.

Kedua pemain itu adalah bek senior Maman Abdurrahman yang cedera lutut di leg pertama dan Ramdani Lestaluhu yang mengalami cedera patah tulang dua bulan lalu.

"Maman dan Ramdani mereka sudah siap untuk dibutuhkan pertandingan besok mereka siap," ungkap pelatih Persija, Julio Banuelos pada jumpa pers.

Selain kedua pemain itu Julio juga memastikan para anak asuhannya yang lain sudah siap bertarung pada laga esok hari lantaran persiapan yang dilakukan cukup matang.

"Persiapan tim kami sudah sangat baik. Pertandingan besok kedua tim saling kenal kekuatan masing-masing dan kami datang serta kami yakin dengan kekuatan kami tentunya kami siap pertandingan besok," beber Julio.

Meski sudah unggul agregat 1-0 dari kemanangan di leg pertama, Julio enggan menginstruksikan anak asuhannya bermain bertahan.

Julio tetap akan bermain menyerang dari kaki ke kaki dengan kekuatan penuh dan mengincar hasil maksimal di leg kedua besok.

"Menghadapi pertandingan besok kami tidak ada istilah bermain bertahan. Memang kami unggul satu gol namun demikian kalau kita bermain bertahan di kandang PSM sama dengan bahaya," jelas Julio.

"Sekali lagi cara bermain Persija adalah bermain menyerang dengan kekuatan penuh agar kami dapat hasil maksimal besok," tuturnya.

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved