Operasi Tangkap Tangan

Bupati Kudus Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan, Kemendagri: Memalukan!

Bahtiar mengungkapkan, pihaknya sebagai pembina kepala daerah sudah melakukan berbagai upaya agar kepala daerah tak terjebak dalam area rawan korupsi.

Bupati Kudus Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan, Kemendagri: Memalukan!
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Bupati Kudus Muhammad Tamzil saat mengunjungi stan Kopi Muria pada pameran yang digelar di Balai Jagong. 

KEPALA Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar mengatakan, terjaringnya Bupati Kudus M Tamzil dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, merupakan peristiwa yang memalukan.

Sebab, Kemendagri, juga Mendagri Tjahjo Kumolo, sering mengingatkan kepala daerah untuk menjauhi daerah rawan korupsi yang salah satunya adalah jual beli jabatan.

“Memalukan jika masih ada kepala daerah yang terlibat jual beli jabatan," ujar Bahtiar di Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Harusnya Polisi yang Tembak Seniornya Tak Boleh Bawa Senjata, Kecuali Saat Tugas Patroli di Laut

"Pak Mendagri sering sekali mengingatkan kepala daerah untuk menghindari area rawan korupsi."

"Yaitu perencanaan anggaran, dana hibah dan dana bansos, berkaitan dengan pajak dan retribusi daerah, menyangkut pengadaan barang dan jasa, dan menyangkut jual beli jabatan,” sambungnya.

Bahtiar mengungkapkan, pihaknya sebagai pembina kepala daerah sudah melakukan berbagai upaya agar kepala daerah tak terjebak dalam area rawan korupsi tersebut.

Ini Daftar Lengkap 68 Anggota Paskibraka 2019 dari 34 Provinsi

Bahkan, pihaknya selalu mengajak kepala daerah yang baru dilantik untuk bertemu KPK, demi menyosialisasikan area rawan korupsi tersebut.

“Korsupgah (Koordinasi Supervisi dan Pencegahan) KPK pun selalu memantau, namun lagi-lagi masalah tersebut kembali kepada integritas kepala daerah masing-masing.”

“Kita hormati proses hukum, silakan berjalan sebagaimana mestinya."

BREAKING NEWS: Keppres Amnesti Baiq Nuril Terbit Pekan Depan

"Dengan tetap menggunakan asas praduga tak bersalah hingga ada keputusan peradilan berkekuatan hukum tetap,” papar Bahtiar.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved