Penembakan

Tembak Bripka Rachmat Effendi 7 Kali Sampai Tewas, Brigadir Rangga Tianto Terancam Hukuman Mati

Bripka Rachmat Effendi tewas ditembak 7 kali oleh Brigadir Rangga Tianto, sehingga terancam hukuman mati

Tembak Bripka Rachmat Effendi 7 Kali Sampai Tewas, Brigadir Rangga Tianto Terancam Hukuman Mati
ISTIMEWA
Bripka Rachmat Effendy (kiri) dan Brigadir Rangga Tianto 

Kejadian polisi tembak polisi di Cimanggis Depok, Jawa Barat, hebohkan masyarakat, yang diketahui Bripka Rachmat Effendi tewas ditembak 7 kali oleh Brigadir Rangga Tianto.

Diketahui, kasus polisi tembak polisi di Depok membuat Brigadir Rangga Tianto terancam hukuman seumur hidup, dan bahkan bisa Brigadir Rangga Tianto terancam hukuman mati. 

WartaKotaLive melansir Kompas.com, Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Zulkarnain Adinegara, mengatakan, Brigadir Rangga Tianto bisa terkena hukuman seumur hidup bahkan dihukum mati dan dipecat dari kepolisian.

Adapun, Brigadir Rangga Tianto merupakan anggota Direktorat Polisi Air Badan Pemeliharaan Keamanan Polri.

Ini Sumber Motivasi Persib yang Diyakini Bisa Kalahkan Bali United Nanti Malam Pukul 18.30 WIB

Dewi Febriyanti Penjual Bakpao di Ciledug Terkenal Setelah Terima Bantuan dari Presiden Jokowi

Harga Rp 1,289 Miliar Sudah Laku 40 Unit, Ini Plus-Minus Punya Mitsubishi Outlander PHEV

Brigadir Rangga menembak Bripka Rahmat Efendy hingga tewas di Polsek Cimanggis, Depok.

"Sanksi untuk pidana umum kan menghilangkan nyawa orang lain bisa seumur hidup atau bahkan hukuman mati," ucap Zulkarnain ketika datang ke rumah duka Bripka Rahmad di kawasan Tapos,Depok, Jumat (26/7/2019).

Selain itu, Brigadir Rangga juga terancam dipecat dari profesinya sebagai polairud.

Zulkarnain menjelaskan, ada tiga peraturan yang dilanggar oleh Rangga.

Bripka Rachmat Tewas dengan Luka Tembak Jarak Dekat

TERUNGKAP! Polisi yang Tembak Seniornya Ternyata Paman Pelaku Tawuran yang Diciduk Korban

8 Manfaat Mereguk Air Kelapa, Mengurangi Risiko Serangan Jantung hingga Menurunkan Tekanan Darah

Pertama pelanggaran pidana umum menghilangkan nyawa Bripka Rahmat Efendy, kedua pelanggaran disiplin sebagai anggota polisi.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved