Penembakan

Polisi Dalami Motif Lain Penembakan Bripka Rachmat Effendy

Polisi masih mendalami kemungkinan motif lain kasus penembakan oleh Brigadir Rangga terhadap Bripka Rachmat Effendy di ruang SPK Polsek Cimanggis.

Polisi Dalami Motif Lain Penembakan Bripka Rachmat Effendy
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono 

"Termasuk senjata api sudah diamankan," katanya, Jumat (26/7/2019).

 SOSOK Aurel Hermansyah Viral, Tak Sanggup Lagi Dipekerjakan Layaknya Pembantu di Rumah Ashanty

 #LulusanUI Tolak Gaji Rp 8 Juta Disindir Prof Monash University: Saya Hanya Lulusan UI Negeri

Sebelumnya Argo menjelaskan bahwa Brigadir Rangga alias RT, menembak Bripka Rachmat di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, di Jalan Raya Bogor, Kota Depok, Kamis malam sekitar pukul 20.50 WIB.

Bak kerasukan setan, Brigadir RT menembak Bripka RE secara membabi buta sebanyak tujuh kali tembakan.

Ketujuh kali tembakan mengenai bagian dada, leher, paha, dan perut sehingga korban meninggal di tempat.

Peristiwa kata Argo bermula saat Bripka Rachmat Effendy menangkap pelaku tawuran berinisial FZ dan menggiringnya ke markas Polsek Cimanggis, Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Bripka Rachmat yang merupakan warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Tapos, Depok, bermaksud melaporkan FZ ke bagian SPK Polsek Cimanggis yang diterima langsung oleh Kepala SPK 1 Ipda Adhi Bowo Saputro.

 TERUNGKAP Prajurit TNI Berhasil Desak KKB Papua hingga Masuk Jurang, Ini Kronologinya

Selain menggiring FZ, Bripka Rachmat yang kala itu berpakaian bebas turut membawa barang bukti celurit yang digunakan FZ untuk tawuran.

Tak lama kemudian, orang tua FZ berinisial Z (46), datang ke Polsek Cimanggis.

Tak sendiri, Z turut mengajak Brigadir Rangga alias RT yang merupakan paman FZ.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved