Minggu, 10 Mei 2026

Berita Jakarta

Satpol PP Tambora Tertibkan PKL Liar yang Jadi Biang Kemacetan di Pasar Pagi

Sejumlah personil Satpol PP Kecamatan Tambora, Jakarta Barat mengelar penertiban keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto |
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Petugas Satpol PP Kecamatan Tambora melakukan penertiban di kawasan Pasar Pagi. Kamis (25/7). 

TAMBORA, WARTAKOTALIVE.COM -- Sejumlah personil Satpol PP Kecamatan Tambora, Jakarta Barat mengelar penertiban keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang menduduki badan jalan dan menyebabkan kemacetan di Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat.

Penertiban dilakukan dalam upaya merapikan kawasan Pasar Pagi agar tetap tertata dan tidak semrawut dengan keberadaan PKL.

Sehingga masyarakat pun merasa nyaman ketika berkunjung ke Pasar Pagi.

Pantauan Wartakotalive.com puluhan personil gabungan Satpol PP dan Dishub yang tiba di lokasi langsung menertibkan PKL liat yang baru saja akan membuka lapaknya di badan jalan sekitar Pasar Pagi.

Sebagian lapak yang ditinggal pemiliknya pun tak luput dari jangkauan petugas, beberapa grobak dan lapak-lapak PKL liar pun langsung di masukan kedalam truk milik Satpol PP.

Beberapa PKL yang terjaring pun hanya bisa pasrah ketika lapak-lapaknya diangkut oleh petugas.

Selain itu beberapa kendaraan yang terparkir di lokasi yang bukan tempatnya pun tak luput dari penertiban oleh Dishub dengan dilakukan operasi cabut pentil.

Kasatgaspol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro mengatakan kegiatan ini menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kemacetan yang kerap terjadi di kawasan ini lantaran dipenuhi PKL dan parkir liar.

"Jadi kegiatan ini merupakan kegiatan rutin sekaligus menindak lanjuti laporan masyarakat yang dimana kemacetan kerap terjadi di Pasar Pagi.

Selain itu kami juga ingin mengembalikan fungsi trotoar sebagai pejalan kaki," kata Ivand Sigiro, Kamis (25/7/2019).

Dirinya mengaku bahwa kemacetan yang terjadi di Pasar Pagi memang banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan, apalagi keberadaan bongkar muat barang dijalur yang sempit membuat kendaraan tersendat dan berimbas kemacetan.

Dibandingkan pada hari libur memang pada hari biasa relatif normal, namun ketika hari libur selain jumlah pengujung yang bertambah juga keberadaan bongkar muat menjadi imbas kemacetan.

"Jadi kemacetan disini itu selain ada bongkar muat, lalu lalang pembawa trolly barang, juga keberadaan PKL liar ini. Tapi kalo untuk saat ini sebenarnya udah mendingan dibandingkan saat waktu libur anak sekolah," katanya.

Dalam penertiban ini pihaknya mengaku mengamankan sebanyak 9 lapak PKL, grobak, dan beberapa trolly barang yang ditinggal pemiliknya.

Barang yang di sita akan dibawa ke Kantor Kecamatan Tambora.

Antisipasi agar para PKL tidak menempati badan jalan, pihaknya mengaku akan melakukan kegiatan penertiban secara lebih rutin kembali.

Sehingga akan memberikan efek jera kepada para PKL liar.

"Tentu antisipasi kami akan melakukan kegiatan lebih rutin lagi dan akan melakukan pemantauan untuk mengantisipasi mereka mengelar lapaknya yang tidak pada tempatnya," ucapnya. (JOS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved