Eksklusif Warta Kota

Pasang Lagu di Perempatan Ramanda Dihujat Warga, Begini Tanggapan Wali Kota Depok

Untuk mengurangi stres karena kemacetan di Kota Depok, maka diputarkan lagu yang dinyanyikan Wali Kota Depok

Pasang Lagu di Perempatan Ramanda Dihujat Warga, Begini Tanggapan Wali Kota Depok
Warta Kota/Alex Suban
Wali Kota Depok, Mohammad Idris berkunjung ke Redaksi Warta Kota dalam rangka silahturahmi setelah sebelumnya tampil secara live di Kompas TV, Selasa (23/7/2019). 

Pemerintah Kota Depok berencana memutar lagu di traffic light atau lampu merah Perempatan Ramanda, Pancoranmas, Depok.

Pesan dari lagu berjudul Hati-hati itu berisikan imbauan agar pengendara tertib berlalu lintas.

Maksud pemutaran lagu di lampu merah perempatan Ramanda itu bertujuan sebagai upaya mengurangi stres akibat kemacetan yang terjadi di Kota Depok.

Rencana itu pun menuai beragam tanggapan.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku pihaknya merasa diserang pascaberedarnya rencana pemasangan lagu tersebut.

Wali Kota Depok Berkunjung ke Redaksi Warta Kota Bicara Solusi Atasi Kemacetan

Saat berkunjung ke Kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/7), Idris berbagi pandangan seputar pemasangan lagu di lampu merah.

Berikut petikan wawancara Idris dengan wartawan Warta Kota, Joko Supriyanto.

Di lampu merah mana saja aturan pemasangan lagu diterapkan?

Saat ini ada di 'traffic light' Margoda Simpang Ramanda, lagunya (berjudul Hati-hati) pun bukan lagu dangdut, bukan pop, tapi isinya atau kontennya ini adalah pesan-pesan tertib lalu lintas.

Akan kami lihat nanti yang disetel bisa 40 detik, paling banyak 40 detik. Ketika merah akan bersuara menyetel lagunya, ketika hijau akan berhenti secara otomatis.\

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved