Pencabulan

LPSK Sebut Laporan Kasus Kekerasan Seksual Anak Naik 100 Persen per Tahun, Bahkan Ada yang Tak Lapor

Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat, sejak 2016 laporan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang masuk meningkat 100 persen

Shutterstock/Mita Stock Images
Foto arsif: Ilustrasi 

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM -- Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat, sejak 2016 laporan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang masuk meningkat 100 persen tiap tahunnya.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi menyebutkan, jumlah itu belum sepenuhnya merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya di masyarakat.

"Ini kan hanya puncak gunung es. Yang mengajukan permohonan ke LPSK itu mungkin kecil skalanya dengan yang sebenarnya terjadi," ujar Edwin, Rabu (24/7/2019) malam.

Jumlah itu disumbang dari dua faktor. Satu sisi, kasus kekerasan seksual terhadap anak memang meningkat.

Viral Lulusan UI Sombong Nolak Gaji Rp 8 Juta, Benarkah Asal Kampus Menentukan Besaran Gaji?

Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan, Kriss Hatta Ternyata Perlakukan Korbannya Seperti Ini

KABINET KERJA Jilid 2: Yusril, Mahfud MD, Erick Thohir Berpotensi Isi Jatah Menteri dari Profesional

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengimbau aparat penegak hukum untuk memanfaatkan program perlindungan saksi dan korban yang dilaksanakan LPSK sesuai mandat Undang-undang Perlindungan Saksi dan Korban.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengimbau aparat penegak hukum untuk memanfaatkan program perlindungan saksi dan korban yang dilaksanakan LPSK sesuai mandat Undang-undang Perlindungan Saksi dan Korban. (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Di sisi lain, angka itu membuktikan semakin banyaknya laporan dari masyarakat.

Ada tren meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa kasus semacam itu perlu diproses lebih lanjut secara hukum.

Meski begitu, Edwin menduga, masih banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak yang tidak dilaporkan apalagi diproses secara hukum selama ini.

"Bisa jadi mereka tidak lapor ke LPSK, tapi proses hukum di penyidik. Bisa jadi tidak lapor sama sekali, karena kasus kekerasan seksual terhadap anak kan dianggap aib keluarga," kata dia.

Sama-sama Masih Jomblo, Eisha Singh Pernah Tolak Pernyataan Cinta Adnan Khan

Daftar Pemain Cedera Bertambah Jelang Lawan PSM Makassar, Begini Kata Pelatih Persija Jakarta

Persija Jakarta Tetap Akan Main Menyerang di Leg Kedua Final Piala Indonesia 2018 Lawan PSM Makassar

Kantor LPSK.
Kantor LPSK. (Kompas.com)

Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mengemuka setelah pelaku kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman, bebas dari bui pada 21 Juni 2019.

Ia dibebaskan setelah Presiden Joko Widodo menerbitkan grasi dalam Keputusan Presiden RI Nomor 13/G tahun 2019 bertanggal 19 Juni 2019.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved