Kapal Patroli Polair Meledak di Dermaga, 1 Polisi Tewas Kehabisan Darah, 1 Anggota Lagi Luka Parah

Kapal Patroli Polair Polda Sulsel Meledak di Dermaga, 1 Polisi Tewas Kehabisan Darah, 1 Anggota Lagi Luka Parah

Kapal Patroli Polair Meledak di Dermaga, 1 Polisi Tewas Kehabisan Darah, 1 Anggota Lagi Luka Parah
Dok Dinas Damkar kota Makassar
Dinas Damkar Kota Makassar saat memadamkan kapal patroli Polair Polda Sulsel, yang meledak dan terbakar, Rabu (24/7/2019). 

Kapal patroli milik Direktorat Kepolisian Perairan (Polair) Polda Sulsel meledak dan terbakar saat disandarkan di dermaga milik Dir Polair di Jalan Pasar Ikan, Kelurahan Bulogadung, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Rabu (24/7/2019) sekitar pukul 16.40 Wita.

Satu anggota polisi tewas. Polisi yang meninggal bernama AKP Tombong.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, AKP Tombong meninggal dunia di Rumah Sakit Stella Maris Makassar yang berada di Jalan Somba Opu Makassar.

Tombong merupakan satu dari dua anggota polisi yang berada di atas kapal patroli tersebut saat ledakan terjadi.

Hal ini dibenarkan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Kombes Farid Amansyah. Ia mengatakan, satu anggota polisi lainnya yang berada di atas kapal tersebut bernama Brigpol Syamsuddin. Brigpol Syamsuddin sendiri masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Sementara ini dilakukan operasi atas nama Brigadir Polisi Syamsuddin karena mengalami patah tulang dan luka-luka robek dan infeksi yang cukup serius sehingga malam ini juga kita lakukan operasi di RS Bhayangkara," kata Farid saat diwawancarai di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Rabu malam.

Kapal Direktorat Kepolisian Air (Polair) Polda Sulsel terbakar, Rabu (24/7/2019) sore.
Kapal Direktorat Kepolisian Air (Polair) Polda Sulsel terbakar, Rabu (24/7/2019) sore. (muslimin emba/tribun-timur.com)

Farid menjelaskan, AKP Tombong dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka serius. Saat ledakan terjadi, Tombong terlempar dari kapal dan mengalami luka.

Tombong kehabisan darah saat berada di Rumah Sakit Stella Maris. AKP Tombong dinyatakan meninggal sekitar pukul 20.00 Wita.

Menurut Farid, selain dua korban langsung ledakan kapal tersebut, ada dua anggota polisi lainnya yang menjadi korban secara tidak langsung. Mereka adalah Iptu Basir dan seorang anggota polisi yang mengalami trauma psikis.

Saat ini kedua korban sedang dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Kedua korban lainnya ada korban tidak langsung mengalami trauma psikis yakni Iptu Basir dan satu lagi secara tidak langsung mengalami trauma karena dia ada di dermaga bukan korban langsung di kapal," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal patroli milik Direktorat Kepolisian Perairan (Polair) Polda Sulsel tiba-tiba meledak dan terbakar saat disandarkan di dermaga milik Dit Polair di Jalan Pasar Ikan, Kelurahan Bulogadung, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Rabu sore.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Hasanuddin mengatakan kebakaran ini terjadi sekitar pukul 16.40 Wita.

Pihaknya awalnya kesulitan memadamkan api karena kapal tersebut berisi bahan bakar minyak (BBM).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Patroli Polair Polda Sulsel Meledak, 1 Polisi Tewas, 1 Lainnya Patah Tulang"

Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved