Rocky Gerung Bilang Indonesia Baru Keluar dari Orde Baru, Belum Masuk ke Demokrasi

Ia awalnya bicara soal indeks demokrasi yang disebutnya menurun dan korupsi yang masih terjadi.

Rocky Gerung Bilang Indonesia Baru Keluar dari Orde Baru, Belum Masuk ke Demokrasi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pengamat Politik, Rocky Gerung penuhi panggilan kepolisian terkait kasus penodaan agama di Ditkrimsus Polda Metro, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019). Ia berjalan sambil mengacungkan jari telunjuknya ke arah langit biru. 

AKADEMISI Rocky Gerung bicara soal permasalahan terkait korupsi saat ini.

Ia awalnya bicara soal indeks demokrasi yang disebutnya menurun dan korupsi yang masih terjadi.

Rocky Gerung menyampaikan itu saat menjadi pembicara bersama politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest.

Rocky Gerung Sebut Jokowi Aktor Intelektual Banyaknya Jenderal Polisi Daftar Jadi Calon Pimpinan KPK

Hal itu terjadi dalam diskusi 'Upaya Mempertahankan Independensi KPK' di Gedung Penunjang KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).

"Kita baru keluar dari Orde Baru, belum masuk ke demokrasi, karena masih ada korupsi dan pelanggaran HAM."

"Jadi jelas bahwa bagian-bagian buruk Orde Baru masih carry over, terbawa masuk dalam sistem demokrasi."

Diusulkan Ferdinand Hutahaean, Keponakan Prabowo Siap Jika Diminta Jadi Cawagub DKI

"Jadi kita jangan anggap ini sudah sepenuhnya demokrasi. Masih ada dua pekerjaan rumah utama, hak asasi manusia dan korupsi," ujar Rocky Gerung.

Ia kemudian menyebut masalah tersebut muncul lagi belakangan ini.

Salah satu yang Rocky Gerung soroti adalah lepasnya terdakwa kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Syafruddin Arsyad Temenggung lewat putusan Mahkamah Agung (MA).

Jusuf Kalla: Kalau Kepala Daerah ke Luar Negeri Cuma Jalan-jalan, Jangan Kasih Izin!

"Mengapa Mahkamah Agung membuat semacam saya enggak mau bilang kedunguan, tapi kecerobohan."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved