Koperasi Mandiri Satu Satu Rangkul Kalangan Artis Dan Wartawan

Kehadiran KMSS diharapkan bisa memberi manfaat secara ekonomi para artis, seniman, budayawan, wartawan, dan masyarakat secara luas

Koperasi Mandiri Satu Satu Rangkul Kalangan Artis Dan Wartawan
dok koperasi mandiri satu satu
Sejumlah artis dan wartawan dirikan Koperasi Mandiri Satu Satu (KMSS). Lembaga keuangan berbasis ekonomi kerakyatan yang diharapkan dapat merangkul berbagai elemen masyarakat menjadi anggota. 

WARTA KOTA, PALMERAH  -------  Sejumlah artis dan wartawan dirikan Koperasi Mandiri Satu Satu (KMSS). Lembaga keuangan berbasis ekonomi kerakyatan ini diharapkan dapat merangkul berbagai elemen masyarakat menjadi anggota.

“Tidak hanya untuk artis, seniman, wartawan, dan budayawan. Karena kita secara kolektif adalah bagian dari masyarakat, maka koperasi ini diharapkan dapat merangkul masyarakat secara luas sebagai anggota, khususnya masyarakat yang ada di sekitar lokasi koperasi ini didirikan. Intinya dari kita, oleh kita, untuk kita,” ujar artis, penyanyi dan musisi  Ageng Kiwi dalam siaran persnya yang diterima wartakotalive.com, Rabu (24/7/2019).

Koperasi Mandiri Satu Satu (KMSS) berkedudukan di Kelurahan Jatisampurna, kawasan selatan Bekasi, depan Cibubur Plasa. Didirikan berdasarkan akta nomor : 25 tanggal 4 September 2018, melalui Notaris H. Ade Ardiansyah , SH. M.Kn. Legalitas lembaga ini selanjutnya diperkuat dengan Surat Keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia – Nomor : 010614/BH/M.KUKM.2/XI/2018 Tentang Pengesahan Akta Pendirian Koperasi Mandiri Satu Satu Kranggan Permai.

Salah satu tantangan yang dihadapi gerakan koperasi, lanjut Ageng, adalah bagaimana merangkul generasi milenial, langkah awal menghapus stigma negatif pengelolaan koperasi karena ada sebagian milenial menganggap koperasi sekedar lembaga simpan pinjam konvensional yang rentan terhadap penyalahgunaan, tidak canggih dan jadul.

“Itu semua merupakan sebuah tantangan, tetapi kami optimis jika dikelola dengan benar koperasi dapat menjadi institusi keuangan modern, dinamis mengikuti perkembangan zaman, serta melibatkan para milenial di dalamnya”, ujar Ageng.

Pada kesempatan yang sama Ketua KMSS, Teddy Soepriyatna menyampaikan, KMSS didirikan oleh masyarakat, seniman, budayawan, dan wartawan, yang tergabung di Rumah Budaya Satu Satu [RBSS]. Lembaga ini diharapkan dapat menjadi gerakan ekonomi yang bertumpu untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi anggota dengan berbagai upaya nyata dan aplikatif.

“KMSS adalah Koperasi Serba Usaha (KSU). Anggota dapat berpartisipasi aktif. Ke depan ada berbagai macam bentuk usaha, dan berbagai kegiatan ekonomi produktif yang sedang kami rintis. KMSS melayani anggotanya sebaik mungkin. Memperkuat gerakan koperasi dengan bekerjasama melalui jaringan kegiatan pada tingkat lokal, regional, maupun nasional,” terang Teddy Soepriyatna.

Eddie Karsito, selaku Ketua Dewan Pengawas KMSS menyatakan, ciri menonjol dalam tata kelola koperasi adalah tolong menolong, karena koperasi menurutnya, memiliki karakteristik etika ekonomi Islam.

“Selain tolong-menolong, koperasi juga memiliki prinsip adil, hemat, dan kuat. . Intinya kita bertindak adil, hemat, dan menciptakan ekonomi masyarakat semakin kokoh”, ungkap penggiat budaya yang juga wartawan ini.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved